Bupati Annisa Kobarkan Semangat Atlet Dharmasraya Berlaga di Porprov XVI Sumbar

Redaksi Durasi
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memberikan sambutan saat pelepasan kontingen Porprov XVI Sumbar, Kamis (1/10/26).

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Keterbatasan dukungan anggaran tidak menyurutkan semangat para atlet Dharmasraya untuk tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Lima cabang olahraga (cabor) bahkan memilih berjuang secara mandiri demi membawa nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Kelima cabor itu ialah Kriket, Sepak Bola, Woodball, Sambo, dan Floorball. Mereka menjadi bagian dari 37 cabor yang akan mewakili Kabupaten Dharmasraya dalam Porprov XVI yang berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.

Semangat para atlet tersebut mendapat perhatian dalam acara pelepasan kontingen Dharmasraya yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Kamis malam (1/10/2026).

Ketua KONI Dharmasraya, Aprisal Latif, mengatakan lima cabor tersebut tetap mempersiapkan diri dan berangkat ke arena pertandingan meski tidak mendapatkan dukungan operasional dari anggaran KONI maupun pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kapolres Dharmasraya, Bupati Sampaikan Apresiasi dan Harapan Sinergi

Menurut Aprisal, KONI Dharmasraya saat ini harus mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk mendukung kebutuhan seluruh kontingen. Dari total anggaran Rp500 juta, dana tersebut diarahkan untuk menunjang pelaksanaan Porprov.

“Dengan total anggaran Rp500 juta yang tersedia, kami dari KONI berupaya memaksimalkannya untuk kebutuhan kontingen. Namun untuk cabor mandiri ini, spartanitas mereka luar biasa. Kami tidak tinggal diam dan tengah bergerak cepat mengupayakan dukungan logistik melalui program Corporate Social Responsibility (CSR),” ujar Aprisal Latif di sela-sela acara pelepasan.

Untuk membantu kebutuhan lima cabor tersebut, KONI Dharmasraya telah mengirimkan 15 proposal kepada sejumlah perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Dharmasraya. Upaya tersebut ditujukan untuk memperoleh dukungan, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional dan transportasi atlet selama mengikuti pertandingan.

Baca Juga :  Tak Cuma Sepak Bola, Atta Halilintar Kini Mulai ‘Invasi’ Futsal Tanah Air

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menegaskan pentingnya membangun kolaborasi dengan pihak swasta dalam mendukung perkembangan olahraga daerah.

Ia menilai capaian atlet tidak terlepas dari proses panjang yang melibatkan banyak pihak, mulai dari latihan, dukungan keluarga, hingga kerja keras pengurus masing-masing cabor.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan kontingen, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga menyiapkan anggaran bonus prestasi sebesar Rp1 miliar pada tahun anggaran mendatang.

“Insyaallah kita anggarkan Rp1 miliar untuk bonus tahun depan. Mudah-mudahan bisa bertambah. Bonus ini tidak hanya untuk atlet, tetapi juga pelatih dan lainnya. Medali namanya bonus, tetapi tidak hanya atlet, pelatihnya juga, ketua cabornya juga,” tegas Bupati Annisa.

Baca Juga :  Bupati Dharmasraya Usulkan Lanjutan Proyek Pengendalian Banjir di Timpeh

Sejumlah cabor Dharmasraya telah lebih dahulu menuju lokasi pertandingan. Di antaranya Kabaddi, MMA, Muaythai, serta Kriket yang bertolak menuju sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat sebagai lokasi pertandingan.

Dengan semangat bertanding dan dukungan berbagai pihak, lima cabor mandiri Dharmasraya kini bersiap menjalani persaingan di Porprov XVI. Mereka membawa misi yang sama, yakni memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Dharmasraya di tingkat Sumatera Barat. [Sonia Chaniago]