BENGKALIS, DURASI.co.id – Mewakili Bupati Bengkalis, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Toharuddin menghadiri Riau Economic Forum 2025 yang digelar di Aula Lancang Kuning, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Kamis (7/8/2025).
Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau dan dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman investasi antara Oriens Asset Management dan Pemerintah Provinsi Riau. MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid.
Dalam sambutannya, Gubernur Abdul Wahid menilai forum ekonomi yang diinisiasi BI ini sebagai ajang strategis memperkuat kerja sama pemerintah, pelaku usaha, dan investor demi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Perekonomian Riau pada 2024 tumbuh 3,4 persen dan pada 2025 melonjak hingga dua digit, ditopang sektor migas, perkebunan, serta industri pulp dan kertas,” ujarnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, masyarakat Riau yang mayoritas bekerja di perkebunan sawit memiliki peran besar dalam perekonomian nasional.
Potensi ini, kata dia, akan semakin signifikan jika dikelola dengan hilirisasi dan inovasi. Ia juga mengapresiasi peluncuran QRIS Card oleh BI yang diharapkan mempermudah transaksi dan mendorong efisiensi di era digital.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bengkalis, Toharuddin, menyampaikan dukungan penuh Pemkab Bengkalis terhadap langkah strategis Pemprov Riau, termasuk melalui peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
“Kolaborasi TPID dengan BUMD dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan,” katanya.
Ia berharap kerja sama investasi dengan Oriens Asset Management membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk di Bengkalis.
Acara ini juga dihadiri Komisioner Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM Tirta Nugraha Mursitama, perwakilan BI Provinsi Riau Panji Ahmad, Kajati Riau Akmal Abas, Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, serta bupati dan wali kota se-Riau. [INF]







