Sumut  

Bupati Nias Barat Tegaskan Program Setiap Dinas Harus Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menyerahkan plakat kepada Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Fatmawati, saat kegiatan pelayanan KB/KR di Puskesmas Mandrehe, Selasa (27/5/25). Foto: Diskominfo

NIAS BARAT, DURASI.co.id – Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menegaskan bahwa setiap program yang dilaksanakan oleh dinas atau OPD di Kabupaten Nias Barat harus bersifat nyata dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB/KR yang digelar oleh Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Dinas KB Kabupaten Nias Barat. Kegiatan berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Mandrehe, Selasa (27/5/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KR) merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Ia menekankan agar seluruh pihak, baik perangkat daerah maupun mitra terkait, bekerja secara terukur dan fokus pada pencapaian hasil yang konkret di lapangan.

Baca Juga :  Hadapi Ramadan dan Lebaran, Pemprov Sumut Pastikan Stok Pangan Cukup dan Harga Terkendali

Bupati Nias Barat juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas KB dalam mengintegrasikan program pelayanan KB/KR. Menurutnya, sinergi ini harus dijaga dan ditingkatkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung, terutama dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Di akhir penyampaiannya, Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkomitmen melaksanakan program secara nyata, efektif, dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Fatmawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB.

Baca Juga :  Laporan Dana Desa Mandek, Program Pembangunan di Halamona Terancam Lumpuh

“Program Keluarga Berencana merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengendalian kelahiran dan perencanaan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu pilar utama keberhasilan program ini adalah peningkatan penggunaan alat dan metode kontrasepsi secara merata, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini sudah titik keempat di Kepulauan Nias. Hari ini di Nias Barat dan besok, insya Allah, di Nias Selatan. Harapan kami, pelayanan KB di daerah lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan dihadiri oleh Camat Mandrehe, Kepala Puskesmas, Plt Kadis Kesehatan, Kadis KB, Danramil Mandrehe, Ketua TP-PKK, Rumah Sakit Pratama Lahomi, serta sejumlah masyarakat dan ASN. [Odal Zai]