Dirut RSUD Arifin Achmad: Tak Ada Perbedaan Penanganan Pasien Varian Delta dengan Covid-19

  • Bagikan
Dirut RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi saat jumpa pers, Sabtu (4/9/2021). Foto: Ist

PEKANBARU, DURASI.co.id – Hingga saat ini sudah ada 28 warga Riau yang terpapar virus varian delta. Beberapa diantara bahkan ada yang meninggal dunia.

Dirut RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi mengungkapkan, dalam hal penanganan medis di rumah sakit, pasien yang terpapar virus varian delta tidak ada bedanya dengan pasien yang terpapar Covid-19. Begitu juga dengan obat-obatan yang digunakan.

“Penanganan sama, tidak ada bedanya,” kata Nuzelly, Sabtu (4/9/2021).

Sejauh ini sudah 28 warga Riau yang terpapar virus varian delta. Enam diantaranya terdeteksi pada Mei lalu sedangkan 22 lagi terdeteksi pada Juni.

Meski sampel sudah dikirim sejak Mei dan Juni lalu, namun hasilnya baru diketahui pada Agutustus. Sehingga ada rentang waktu yang cukup lama antara sampel yang dikirim dengan hasil uji yang dikeluarkan.

Baca Juga :  Tahun ini Luas Karhutla di Riau Turun 12,09 Persen

“Jadi rata-rata mereka ini sudah keluar rumah sakit dan sudah sembuh baru hasilnya kita ketahui. Jadi saat mereka dirawat itu kita belum tau apakah pasien ini terpapar delta atau tidak. Setelah hasil keluar mereka sudah sembuh dan beberapa sudah meninggal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menjelaskan apakah ada perbedaan penanganan antara pasien Covid-19 dengan pasien yang terpapar varian delta. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang