DPD PSI Anambas Gelar Bakti Solidaritas, Kunjungi Warga Penderita Stroke di Desa Sri Tanjung

Redaksi Durasi
DPD PSI Anambas mengunjungi Amir Dani dalam kegiatan Bakti Solidaritas di Desa Sri Tanjung, Kamis (25/6/26). Foto: Dessy/Durasi.co.id

ANAMBAS, DURASI.co.id – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan kegiatan Bakti Solidaritas dengan mengunjungi salah seorang warga yang menderita stroke di kediamannya di Jalan Tanjung Lambai, Desa Sri Tanjung, Kamis (25/6/2026).

Warga yang dikunjungi tersebut adalah Amir Dani (55), yang mengalami stroke sehingga tangan kanannya mengalami kelumpuhan dan menghambat aktivitas sehari-harinya.

Dalam kesempatan itu, Amir Dani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah meluangkan waktu untuk menjenguk serta memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatannya.

Ia juga menceritakan kronologi awal penyakit yang dialaminya. Menurut Amir, pada Juli 2025 dirinya mengalami kecelakaan setelah terjatuh dari pompong hingga bagian kanan dadanya terbentur. Sejak saat itu, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya mengalami stroke.

Baca Juga :  Empat Warga Sumut Nyaris Jadi Korban Pengiriman PMI Ilegal di Batam

Sementara itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Tarmizi, mengatakan kegiatan Bakti Solidaritas tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas ke-18.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin lebih dekat dengan warga, mendengarkan langsung persoalan yang mereka hadapi, serta bersama-sama mencari solusi terbaik,” ujar Tarmizi.

Ia menambahkan, kegiatan sosial semacam ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai wujud komitmen PSI dalam membangun solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

Tarmizi juga menjelaskan bahwa sebelum mengalami sakit, Amir Dani mengabdikan dirinya sebagai pengemudi speedboat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Tugasnya adalah mengantar pasien rujukan dari Puskesmas Tarempa menuju Rumah Sakit Lapangan Matak serta membantu memulangkan jenazah pasien ke daerah asal apabila diperlukan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Kepri Bagikan Pengetahuan Kode Etik Profesi ke Mahasiswa Politeknik Negeri Batam

Namun, setelah terserang stroke, Amir tidak lagi mampu menjalankan pekerjaannya seperti sedia kala. Saat ini, ia berharap dapat memperoleh penanganan medis yang lebih baik agar memiliki kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Kami berharap ada perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, agar Pak Amir bisa mendapatkan pengobatan yang tepat dan memadai,” tutup Tarmizi. [Dessy]