Ekspor Ikan Hidup Natuna ke Hong Kong Meningkat, Capai 8.956 Ekor

Ilustrasi. (Foto: KKP)

NATUNA, DURASI.co.id – Ekspor ikan hidup dari Kabupaten Natuna ke Hong Kong terus menunjukkan tren positif. Pada pengiriman terbaru, sebanyak 8.956 ekor ikan dengan nilai ekonomi mencapai Rp882 juta berhasil dikirim, menandai peningkatan permintaan pasar internasional terhadap komoditas perikanan daerah tersebut.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau (Kepri), Herwintarti memastikan seluruh komoditas telah memenuhi standar ekspor.

Ia menyebutkan bahwa ekspor ini sejalan dengan upaya hilirisasi sektor perikanan serta mendorong pelaku usaha untuk memperluas pasar internasional.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas produk perikanan agar tetap sehat, unggul, dan bernilai jual tinggi di pasar global,” sebut Herwintarti, Senin (10/3/2025) di Batam.

Baca Juga :  Doa Kebangsaan Iringi Maulid Nabi di Batam, Amsakar Tekankan Pentingnya Persatuan

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Natuna, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa pengiriman kali ini terdiri dari 8.426 ekor ikan kerapu, 280 ekor ikan kakatua, dan 250 ekor lobster.

“Komoditas ini dikirim dalam kondisi hidup melalui transportasi laut dari Pos Layanan Karantina di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat,” jelasnya.

Ekspor ini merupakan pengiriman kedua pada 2025. Sebelumnya, pada Januari, Natuna telah mengirim 6.158 ekor ikan kerapu, 280 ekor ikan kakatua, dan 250 ekor lobster dengan nilai ekonomi Rp707 juta.

“Nilai ekspor kali ini naik signifikan dibandingkan pengiriman sebelumnya, menunjukkan tingginya permintaan pasar,” ujar Iwan.

Sebelum dikirim, semua ikan menjalani pemeriksaan ketat oleh tim Karantina Kepri. Pengawasan meliputi pemeriksaan dokumen ekspor melalui sistem BEST-TRUST, pengujian laboratorium, serta pemeriksaan fisik.

Baca Juga :  Aspa Spa Resmi Dibuka di HARRIS Barelang Batam

“Kami memastikan ikan bebas dari Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) serta memenuhi seluruh standar yang ditetapkan. Setelah lolos pemeriksaan, Karantina Kepri menerbitkan Health Certificate (HC) sebagai jaminan mutu dan kesehatan produk,” katanya.

Penulis: Fitri
Editor: Indra