Heboh Tiket Pesawat Batam-Padang Rp13 Juta, Ternyata untuk Kelas Bisnis

Harga tiket pesawat Batam-Padang di Traveloka jelang Lebaran 2025. (Foto: Tangkapan layar)

BATAM, DURASI.co.id – Masyarakat dikejutkan dengan beredarnya informasi harga tiket pesawat rute Batam–Padang yang mencapai Rp13 juta menjelang Lebaran 2025. Kabar ini memicu gelombang protes dari calon pemudik yang sudah kesulitan mendapatkan tiket dengan harga terjangkau.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, menjelaskan bahwa harga tiket Rp13 juta tersebut berlaku untuk kelas bisnis, bukan ekonomi. Selain itu, penerbangan itu tidak langsung, melainkan transit melalui Cengkareng sebelum tiba di Padang.

“Setelah kami evaluasi, tiket Rp13 juta itu bukan untuk kelas ekonomi, melainkan kelas bisnis. Selain itu, penerbangannya tidak langsung, tetapi transit melalui Cengkareng sebelum ke Padang,” jelas Pikri, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga :  SMA dan SMK Negeri di Kepri Ramai-Ramai Kembalikan Uang Hasil Sewa Kantin: Temuan Miliaran Rupiah

Pikri juga memastikan bahwa harga tiket kelas ekonomi untuk penerbangan domestik dari Bandara Hang Nadim masih dalam batas wajar, terutama setelah adanya insentif dari pemerintah.

“Pemerintah bersama pengelola bandara telah memberikan berbagai insentif guna meringankan beban masyarakat, termasuk diskon tiket pesawat,” kata Pikri.

Ia menyebutkan, diskon ini diberikan melalui penurunan Passenger Service Charge (PSC) sebesar 50 persen serta pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6 persen yang ditanggung pemerintah.

“Dengan kebijakan ini, harga tiket kelas ekonomi mengalami penurunan sekitar 11 hingga 15 persen,” sebut Pikri Ilham Kurniansyah.

Ia menambahkan, untuk menghindari kesalahpahaman, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa detail penerbangan dengan cermat. “Termasuk jenis kelas tiket yang dipilih serta apakah penerbangan tersebut langsung atau transit,” katanya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Kepri Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Meninggal Dunia di Tanjung Sengkuang

Penulis: Simon
Editor: Indra