IMO Kepri Sebut Pengawasan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur Lemah

Suasana di Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam. (Foto: Durasi.co.id)

BATAM, DURASI.co.id – Pengawasan barang keluar dan masuk di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dinilai lemah.

Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Media Online (IMO-Indonesia) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Sorimunggu Sirait, kepada sejumlah media, Selasa (9/1/2024).

“Hendaknya pihak terkait, seperti Bea Cukai Batam, kepolisian dan Karantina berkolaborasi mengawasi dan melakukan pemeriksaan setiap kendaraan, baik mobil mewah (pribadi) maupun jasa angkutan yang melintas keluar Batam,” sebutnya.

Ia menuding selama ini pengawasan dan pemeriksaan setiap kendaraan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur sangat lemah, sehingga berpotensi terjadinya penyelundupan.

“Setiap kendaraannya wajib dilakukan pemeriksaan muatan. Tidak terkecuali mobil pribadi,” kata Sorimunggu Sirait.

Baca Juga :  BP Batam Mulai Terapkan Sistem Tiket Online dan Cashless Payment di Pelabuhan Domestik

Adapun indikasi barang-barang yang diselundupkan, kata Sorimunggu Sirait, yakni barang-barang bekas, mikol, rokok tanpa cukai, buah-buahan impor dan barang kena cukai lainnya. Menurutnya penyelundupan melalui Pelabuhan Roro Telaga Punggur sepatutnya menjadi atensi pemerintah daerah dan pusat.

“Jika dilakukan pemeriksaan setiap isi atau muatan kenderaan di pelabuhan, sudah pasti pencegahan penyeludupan barang-barang ilegal lebih efesien,” cetusnya.

Sorimunggu Sirait mengatakan, bahwa sudah sepatutnya Pelabuhan Roro Telaga Punggur dipasang X Ray sebagai alat pendeteksi barang bawaan, seperti yang sudah dipasang di beberapa pelabuhan dan bandara di Kota Batam.

“Pemasangan X Ray di Pelabuhan ASDP Roro Telaga Punggur akan mempermudah pengawasan keluar masuk barang dari pelabuhan tersebut, ”ungkapnya. (IMO Kepri)