Investor Berencana Bangun PLTS di Kepri

  • Bagikan
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama sejumlah Kepala OPD saat menerima kunjungan Komisaris PT IFMN di Gedung Graha Kepri, Batam, Senin (4/10/21).

BATAM, DURASI.co.id – PT Insan Fajar Mandiri Nusantara (PT IFMN) berniat untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kepulauan Riau.

Hal tersebut disampaikan Komisaris PT IFMN Parlindungan Purba kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan sejumlah Kepala OPD di Gedung Graha Kepri, Batam, Senin (4/10/2021).

Komisaris PT IFMN mengatakan, pihaknya memilih Kepri untuk pengembangan PLTS karena kondisi geografis Kepri yang terpisah dengan pulau-pulau, serta status FTZ dengan ratusan kawasan industri.

Selain itu, kata dia, untuk merealisasikan rencana Presiden Joko Widodo yang ingin memperbesar penggunaan energi baru terbarukan (EBT).

“Dan lebih murah tentunya dari pembangkit listrik batu bara. Juga lebih bebas polusi karena ramah lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri: Soil Investigation Jembatan Babin Dibiayai Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan tersebut, investor juga menawarkan biaya listrik hemat hingga 20 persen dengan menggunakan PLTS.

Rencana investasi tersebut disambut baik Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. “Saya menyambut baik niat investasi yang disampaikan pihak PT IFMN untuk rencana pembangunan PLTS di wilayah Kepri. Yang penting untuk kemajuan Kepri,” tutur Gubernur.

Kendati demikian, Gubernur Ansar menyarankan agar dilakukan kajian menyeluruh untuk mengetahui secara pasti potensi pengembangan yang tepat di Kepri.

“Baik dalam bentuk pola pembangunan kerjasama atau lainnya, maupun kerjasama dengan PLN atau Kawasan industri,” imbuhnya.

“Pemerintah akan memudahkan dalam bentuk regulasi sepanjang hal tersebut untuk kemajuan masyarakat. Nanti akan saya minta Asisten 2 Pak Syamsul Bahrum dari Pemprov untuk menangani hal ini,” tandas Gubernur Ansar. (Dri)

Baca Juga :  Polisi Tangkap Kurir Sabu 1 Kg di Batam, Bandarnya DPO
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang