Banten  

Irwandi: PIK2 Banyak Mudharatnya, Presiden Prabowo Harus Segera Turun Tangan

Ketua DPW GEMA MA Provinsi Banten, Irwandi. (Foto: Dok GEMA MA)

BANTEN, DURASI.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA MA) Provinsi Banten, Irwandi Suherman, menyatakan sikap tegas terhadap penolakan proyek reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia meminta Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan untuk menangani kisruh PSN PIK2.

“Jangan menunggu ada pertumpahan darah terjadi baru bertindak, karena proyek PIK2 yang mengatasnamakan PSN ini berpotensi menyebabkan konflik antar etnis yang berkepanjangan,” kata Irwandi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Kamis (14/1/2025).

Irwandi menegaskan bahwa PSN PIK2 tidak hanya mengancam kedaulatan negara, terutama di wilayah Banten, tetapi juga merupakan bentuk kolonialisme gaya baru. Ia menyebut proyek ini sebagai kedok untuk menjarah dan mengusir warga masyarakat Tangerang Utara secara besar-besaran dari tanah kelahirannya, dengan mengambil contoh negara tetangga, Singapura.

Baca Juga :  Andrea Nanda Saputra Resmi Nahkodai PWI Kabupaten Serang Periode 2024-2027

“Perlu diketahui bahwa proyek PSN PIK2 ini sejak awal memang sudah bermasalah, mulai dari pembebasan lahan hingga perubahan status menjadi PSN yang didukung oleh pemerintah. Patut diduga ada kongkalikong antara oligarki dan pemerintahan saat itu,” ungkap Irwandi.

Yang jelas, kata Irwandi, proyek PIK2 ini banyak mudharatnya. Selain berdampak langsung pada masyarakat sekitar dan Provinsi Banten, proyek ini juga jelas akan merusak ekosistem laut.

“Kami, sebagai Generasi Muda Mathla’ul Anwar dan rakyat Indonesia, khususnya warga Banten, menyerukan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo untuk segera mengevaluasi dan menghentikan PSN PIK2 yang sangat merugikan rakyat,” tandasnya. (Aliman)