Israel Adesanya KO Brutal, Comeback Berujung Mimpi Buruk

Joe Piper menghadapi Israel Adesanya dalam laga utama UFC Fight Night di Climot Pleasure Arena, Minggu (29/3/26). Foto: UFC

JAKARTA, DURASI.co.id – Israel Adesanya kembali menelan kekalahan mengejutkan dalam laga comeback-nya setelah absen lebih dari setahun. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatifnya di kelas menengah Ultimate Fighting Championship.

Petarung berusia 36 tahun itu kalah TKO dari Joe Piper pada ronde kedua menit 4:18 dalam partai utama “UFC Fight Night: Adesanya vs Piper” yang digelar di Climot Pleasure Arena.

Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Adesanya sejak kehilangan sabuk juara dari Sean Strickland pada September 2023. Ia sebelumnya memegang gelar selama 1.289 hari dengan delapan kali mempertahankan sabuk juara.

Di awal pertarungan, Adesanya sempat tampil meyakinkan dengan menggagalkan percobaan takedown Piper serta mengontrol tempo melalui tekanan ke depan dan serangan low kick.

Baca Juga :  Gubernur Riau Dianugerahi Penghargaan Pelaku Olahraga Berprestasi 2023

Namun, situasi berubah cepat ketika Piper melepaskan hook kiri keras sebagai serangan balasan. Adesanya yang mulai goyah kemudian menerima pukulan beruntun ke wajah dan tubuh. Piper melanjutkan dengan takedown, menjatuhkan lawannya ke kanvas, lalu mengambil posisi belakang.

Meski sempat menahan percobaan rear-naked choke, Adesanya tak mampu menghindari rentetan pukulan dari posisi tersebut hingga wasit menghentikan pertandingan.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Adesanya yang kini menelan empat kekalahan beruntun, termasuk tiga laga terakhir tanpa kemenangan.

“Saya akan terus bertarung. Saya tidak akan berhenti,” ujar Adesanya, seperti dikutip dari www.starnewskorea.com.

Sementara itu, Piper yang meraih kemenangan terbesar dalam kariernya tampak emosional usai laga. Ia mengaku sempat mengalami masa sulit beberapa pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Amsakar Achmad Tutup Kejuaraan Voli Piala Wali Kota, Final BP Batam vs PGRI Berlangsung Sengit

“Bagi saya, Adesanya adalah petarung middleweight terbaik sepanjang masa. Saya sangat menghormatinya,” kata Piper.

Pada laga pendamping utama, mantan juara flyweight wanita Alexa Grasso mengalahkan Macy Barber lewat submission rear-naked choke pada ronde pertama menit 2:42. Kemenangan ini sekaligus menghentikan tren tujuh kemenangan beruntun Barber. [man]