Ketua Kadin Batam Hadiri Kunker Komisi X DPR RI

Redaksi Durasi
Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk (dua dari kiri) menghadiri kunker Komisi X DPR RI di kantor Wali Kota Batam, Jumat (21/6/24).

BATAM, DURASI.co.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam Jadi Rajagukguk menghadiri kunjungan kerja (kunker) Komisi X DPR RI di kantor Wali Kota Batam, Jumat (21/6/2024).

Tampak hadir Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf, Desy Ratnasari, Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan sejumlah pejabat Pemko Batam.

Pada kesempatan itu, Ketua Kadin Kota Batam Jadi Rajagukguk menyampaikan pandangan dan masukan terkait kepariwisataan kepada Komisi X DPR RI.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf mengapresiasi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, terkait kinerja yang dilakukan dalam pembangunan Kota Batam terutama di sektor pariwisata.

“Batam menjadi salah satu contoh dari beberapa daerah yang melakukan pembangunan demi menarik wisatawan dalam maupun luar negri,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-77, Polres Lingga Gelar Lomba Jalan Santai Antar Pelajar

Menurut dia, masih banyak daerah lain yang hanya berharap dari pemerintah pusat dalam pengembangan pariwisata di daerahnya, tanpa adanya kerja nyata dari pemerintah daerah.

“Untuk itu, pembangunan akan kita masukan kedalam RUU tentang kepariwisataan yang Insyaallah akan kita sahkan sebentar lagi,” ucapnya.

Dalam rapat pembahasan RUU tentang Kepariwisataan tersebut, Wali Kota Batam Muhammad Rudi memaparkan proyek strategis yang sedang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Di bawah komandonya, pembangunan Kota Batam dapat dilakukan secara masif dan cepat. Dengan satu komando sebagai Wali Kota dan Ex-Officio Kepala BP Batam, maka jalannya kordinasi antara Pemko Batam dan BP Batam dapat terjalin dengan baik demi kepentingan seluruh masyarakat terutama warga Kota Batam.

Baca Juga :  Hakim Vonis 5 Tahun Penjara ABK Fandi Ramadhan, Jaksa Pikir-Pikir

“Saya kira, dalam meningkatkan pertumbuhan pariwisata, apalagi setelah Covid-19, tidak mudah. Tapi, alhamdulillah batam mengalami pertumbuhan pariwisata yang cukup signifikan dengan segala upaya yang kami lakukan,” ujar Rudi.

“Ada sekitar 2 juta kunjungan wisata datang ke Batam pada tahun 2023 lalu, ada peningkatan sekitar 18 persen dari kunjungan wisata pada waktu sebelum Covid-19, artinya pembangunan yang sedang dilakukan memiliki pengaruh yang sangat besar dalam manarik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman),” tambah Wali Kota.

Beberapa pembangunan yang dilakukan seperti pelebaran jalan, bandara, rumah sakit bertaraf internasional, serta pelabuhan laut internasional juga sedang dalam proses pekerjaan.

“Selain demi menambah daya tarik pariwisata Batam, itu juga dilakukan demi terwujudnya cita-cita Pemerintah Pusat dan Daerah dan dapat meningkatkan pendapatan PAD serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.