BANTEN, DURASI.co.id – Aktivis yang tergabung dalam Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (KPKB), rutin mengadakan diskusi ringan tentang pemberantasan korupsi di berbagai tempat dan kesempatan, terutama saat ada waktu luang di antara kegiatan mereka.
Inisiatif ini muncul dari kesadaran bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dapat dilakukan melalui jalur formal, tetapi juga lewat edukasi dan diskusi di tingkat akar rumput. Para anggota KPKB, yang terdiri atas mahasiswa, akademisi, pengacara dan advokat, serta pekerja sosial, sering berkumpul di sekretariat, taman kota, bahkan di sela-sela kegiatan untuk membahas isu terkini seputar korupsi di Indonesia.
“Kami ingin membangun budaya sadar antikorupsi di masyarakat, mulai dari obrolan kecil sehari-hari. Diskusi ini bisa berlangsung santai, tetapi muatannya serius,” ujar Dede, salah satu koordinator KPKB, Sabtu (4/10/2025).
Diskusi ini tidak hanya terbatas pada teori dan regulasi, tetapi juga menyentuh praktik nyata serta strategi pencegahan di lingkungan sekitar. Tak jarang, dari diskusi ini lahir gagasan kampanye atau aksi sosial yang kemudian dilaksanakan secara kolektif.
“Dengan semangat “lawan korupsi dari hal kecil”, KPKB berharap gerakan mereka dapat menginspirasi komunitas lain untuk terlibat aktif dalam membangun Indonesia yang lebih bersih dan berintegritas,” katanya. [Zef]







