BATAM, DURASI.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam akan menggelar debat publik pertama pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2024. Debat ini akan digelar pada pada Jumat, 1 November 2024 di Hotel AP Premiere pada pukul 19.30-22.30 WIB.
Debat ini juga akan disiarkan langsung di Batam TV dan RRI Batam serta secara live di channel Youtube KPU Kota Batam. Hal ini agar masyarakat Kota Batam dapat menyaksikan keseluruhan segmen debat publik tersebut seluas-luasnya.
Adapun peserta debat publik yang hadir langsung di lokasi kegiatan sebagaimana kesepakatan dengan tim pasangan calon yaitu sejumlah 50 orang dari tim masing-masing paslon serta tamu undangan KPU Batam.
Ketua KPU Kota Batam, Mawardi mengatakan, bahwa kegiatan debat paslon ini berdasarkan PKPU Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024.
Untuk itu pihak KPU Kota Batam harus memfasilitasi bagian dari salah satu metode kampanye pada Pilkada Serentak Tahun 2024. Yakni berupa penyelenggaraan debat publik atau debat terbuka antar-pasangan calon sebanyak dua kali.
“Pertama kita gelar pada 1 November 2024 dan 15 November 2024. Hal ini, sebagaimana telah dikoordinasikan dan disepakati bersama tim pasangan calon,” ujar Mawardi, Jumat (1/11/2024).
Adapun tema debat publik pertama, kata Mawardi, berupa Penguatan Pembangunan Inklusif dan Transformatif Menuju Batam Emas 2045.
“Tema tersebut memuat empat subtema yaitu, Pendidikan dan Kesehatan, Ekonomi dan Tata Kelola Pembangunan, Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, dan Pariwisata dan Digitalisasi,” katanya.
Tema dan subtema tersebut, kata dia, secara umum merujuk pada visi, misi dan program RPJPD Kota Batam serta mencerminkan upaya dalam rangka, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan juga menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah dan nasional, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan.
“Pelaksanaan debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon ini bertujuan untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja para pasangan calon kepada masyarakat,” ujarnya.
Di samping itu juga, kata Mawardi, untuk memberikan informasi secara menyeluruh kepada masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihannya.
“Dan juga guna menggali serta mengelaborasi setiap tema yang diangkat dalam kampanye debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon,” tandasnya. (yen)










