Kunjungan Wisatawan Naik, Pemprov Kepri Targetkan Rp17 Triliun dari Sektor Pariwisata

Sejumlah wisatawan mancanegara saat tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Selasa (1/7/25).

TANJUNGPINANG, DURASI.co.id – Tren kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan peningkatan sepanjang 2025. Pemerintah Provinsi Kepri pun menargetkan pendapatan sektor pariwisata sebesar Rp17 triliun hingga akhir tahun.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata RI telah menetapkan target kunjungan wisatawan ke Kepri sebanyak 5,9 juta orang sepanjang tahun 2025. Target itu terdiri atas 2,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 3,5 juta wisatawan nusantara (wisnus).

Namun, target nasional tersebut lebih tinggi dibandingkan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2025. Dalam dokumen tersebut, target kunjungan wisman ditetapkan sebesar 1,7 juta dan wisnus sebanyak 2,2 juta kunjungan.

Baca Juga :  Meriahkan HJB ke-196, Pegawai di Batam Gunakan Pakaian Melayu

“Untuk jangka pendek, kami berupaya agar target dalam RPJMD bisa tercapai lebih dulu,” kata Hasan di Batam, Kamis (16/7/2025).

Menurut Hasan, perhitungan kontribusi pariwisata terhadap pendapatan daerah didasarkan pada besaran pengeluaran wisatawan. Wisman diperkirakan membelanjakan sekitar 296 dolar AS per kunjungan dengan lama tinggal rata-rata 1,7 hari. Sementara itu, pengeluaran wisnus ditaksir sebesar Rp2,2 juta per orang.

“Penghitungan dimulai sejak wisatawan menginjakkan kaki di pintu kedatangan hingga kembali ke daerah atau negara asal,” ujar Hasan. Biaya itu mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, belanja, serta berbagai jasa dan layanan selama berwisata di Kepri.

Dari estimasi tersebut, Pemprov Kepri memproyeksikan pendapatan dari sektor pariwisata mencapai Rp17 triliun pada 2025.

Baca Juga :  Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster Senilai Rp14 Miliar

Dinas Pariwisata Kepri juga telah menetapkan tagline baru, Berlibur ke Kepri Aja!, sebagai identitas promosi untuk menarik minat wisatawan. Berbagai agenda pariwisata telah disiapkan sepanjang semester II tahun ini, mulai dari festival seni dan budaya, pameran kuliner, hingga kegiatan olahraga bertaraf nasional dan internasional. Agenda-agenda tersebut akan digelar secara kolaboratif bersama pemerintah kabupaten/kota di Kepri.

“Tagline ini dirancang untuk memperkuat identitas pariwisata Kepri dan memancing rasa penasaran calon wisatawan,” ujar Hasan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Kepri terus bergerak positif. Selama Januari hingga Mei 2025, jumlah kunjungan wisman tercatat 711.683 orang.

Khusus Mei 2025, jumlah wisman mencapai 176.366 kunjungan, naik 39,05 persen dibanding bulan sebelumnya, serta meningkat 41,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi Antar Instansi, PT PLN Batam Gelar Turnamen Badminton

Wisatawan domestik pun mengalami peningkatan. Selama Januari–Mei 2025, jumlah perjalanan wisnus ke Kepri mencapai 1.717.790 perjalanan, tumbuh 17,62 persen dibanding periode yang sama pada 2024 yang tercatat sebanyak 1.460.430 perjalanan. [Rudi]