Menhub: Bea Cukai Jadi Leading Sektor Penataan Ekosistem Logistik Nasional

  • Bagikan

BATAM, DURASI.o.id – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mendukung sepenuhnya pengembangan penataan ekosistem logistik yang dilakukan oleh Bea Cukai.

“Saya mendukung penuh semua yang dilakukan oleh Bea Cukai untuk mengambangkan NLE di level nasional maupun BLE oleh Bea Cukai Batam. Saya rasa Bea Cukai mampu menjadi leading sector dalam mengembangkan program ini,” ujar Menhub dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (4/10/2021).

BLE merupakan bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE) yang mengintegrasikan komunitas logistik di sektor penerimaan dengan komunitas di sektor persediaan. Hal ini merupakan salah satu perwujudan upaya peningkatan kolaborasi dan sinergi antar Kementerian dan Lembaga yang tidak hanya berfokus pada integrasi sistem antar pemerintahan, tetapi juga antar pemerintahan dan bisnis, serta antar bisnis.

Baca Juga :  Kuatkan Pengawasan Selat Malaka, Bea Cukai dan Kastam Diraja Malaysia Gelar Operasi Patkor Kastima ke-26

Setelah resmi diluncurkan pada tanggal 18 Maret 2021 oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, hingga saat ini BLE sudah banyak mengalami peningkatan. Pengembangan berbagai sistem dan fitur terus dilakukan oleh Bea Cukai tentunya dengan dukungan dari instansi terkait.

Saat ini telah dilakukan simplifikasi antar layanan pemerintah berupa layanan Ship to Ship – Floating Storage Unit (STS-FSU) yang mana telah terhubung antar sistem KSOP (Inaportnet), BP Batam (B-SIMS) dan Bea Cukai (Ion Beta). Selain itu integrasi sistem informasi perizinan usaha dan pemotongan kuota telah terhubung antara sistem Ceisa FTZ dan SIKMB – IBOSS, harmonisasi dengan aturan yang ada.

Baca Juga :  Kapolres Karimun Tinjau Vaksinasi di Sejumlah Gerai Vaksin Presisi

Sistem inventory kepelabuhan juga sudah berkembang dimana telah tersedianya layanan SP2 Online dan terhubung langsung ke BLE. Terhubungnya kolaborasi sistem inventory pelabuhan (B-SIMS) dan sistem bea cukai (Ceisa TPS Online).

Bea Cukai Batam akan terus melakukan pengembangan BLE hingga mampu berjalan secara optimal. Tentunya dengan dukungan instansi lain dan pemerintah daerah serta dunia usaha akan memudahkan koordinasi antar pihak terkait menjadi jauh lebih mudah, transparan, dan memberi kepastian. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang