Pemkab Madiun Pacu Penginputan Data Emisi GRK di AKSARA dan SIGN-SMART

Bimtek Pengendalian Emisi GRK di Meeting Room Hotel Grand Mercure, Madiun, Selasa (2/12/25). Foto: Rofi-Durasi.co.id

MADIUN, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui pelatihan penginputan data pada aplikasi AKSARA dan SIGN-SMART. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi pemerintah daerah serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Madiun, Didik Harianto.

Kegiatan yang berlangsung pada 2 Desember 2025 di Meeting Room Hotel Grand Mercure, Jalan Agus Salim Nomor 50, Kota Madiun, tersebut juga diikuti oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun Zahrowi, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan atau investor di Kabupaten Madiun, serta narasumber ahli mengenai penggunaan kedua aplikasi tersebut.

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Zahrowi, menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan pelatihan teknis penginputan data ke dalam aplikasi nasional yang dikembangkan oleh Bappenas dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Juga :  Bupati Madiun Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2025

“Apa yang sudah kita lakukan di Kabupaten Madiun, khususnya aksi nyata pelestarian lingkungan hidup, akan terekam dalam sistem. Data tersebut kita input untuk mengetahui persentase emisi gas rumah kaca di Kabupaten Madiun. Tujuannya adalah memperoleh gambaran yang akurat mengenai kondisi emisi GRK di wilayah kita,” ujarnya.

Bimtek Pengendalian Emisi GRK di Meeting Room Hotel Grand Mercure, Madiun, Selasa (2/12/25). Foto: Rofi-Durasi.co.id

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Madiun, Didik Harianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian emisi GRK. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan bimtek ini.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, meluangkan waktu dan tenaga sehingga kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca melalui penginputan data pada aplikasi AKSARA dan SIGN-SMART dapat terlaksana. Sinergi ini membuktikan bahwa pengendalian emisi GRK bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Program RTLH Kabupaten Madiun Hampir Rampung, 221 Rumah Tak Layak Sudah Diperbaiki

Di akhir sambutan, Didik Harianto secara resmi membuka kegiatan bimtek. “Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari Selasa, 2 Desember 2025, kegiatan Bimbingan Teknis Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca melalui pelatihan pengisian data saya nyatakan resmi dibuka,” ucapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas instansi pemerintah dalam melakukan inventarisasi, pelaporan, dan pengendalian emisi GRK secara lebih akurat dan terintegrasi melalui aplikasi AKSARA dan SIGN-SMART.

Penulis: Rofi
Editor: Simon