Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Keempat, 13 Orang Ditemukan

Pencarian bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Senin (17/11/25). Foto: Dok Basarnas Cilacap

CILACAP, DURASI.co.id – Proses operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, telah memasuki hari keempat.

Upaya pencarian hari ini, Senin (17/11/2025) mendapatkan dukungan signifikan dari Unit K-9 (anjing pelacak), yang berhasil mempercepat penemuan sejumlah korban di lokasi terdampak.

Sejak pagi, tim gabungan SAR yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan telah mengerahkan sembilan ekor anjing pelacak dari berbagai instansi. Unit K-9 difokuskan menelusuri area yang tertimbun material lumpur tebal dan reruntuhan bangunan, yang menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

Berkat kemampuan penciuman Unit K-9, tim SAR berhasil menemukan tambahan dua korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi, serta dua bagian tubuh yang belum diketahui identitasnya.

Baca Juga :  Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Kamkong Karimun, Teridentifikasi Sebagai ABK KM Sahabat 88

Dengan penemuan ini, total korban yang berhasil ditemukan hingga hari keempat operasi mencapai 13 orang.

Kepala Kantor Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah, menyatakan tim masih berjuang di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya stabil.

“Kami bersyukur atas bantuan Unit K-9. Kehadiran mereka terbukti sangat krusial dan mempercepat proses di tengah medan yang berat,” kata Abdullah.

Meskipun demikian, kata Abdullah, pihaknya masih terus berupaya keras karena sepuluh korban lainnya masih dalam proses pencarian.

“Operasi SAR akan terus dilakukan secara intensif dengan memprioritaskan keselamatan seluruh tim di lapangan, sekaligus memberikan harapan terbaik bagi keluarga korban yang menanti kabar dari sanak saudara mereka,” katanya.

Baca Juga :  Wagub Hugua: Pesan Gubernur Sultra Kantor Penghubung Jakarta Adalah Kawah Candradimuka

Penulis: Subhan
Editor: Aliman