INHIL, DURASI.co.id – Tim gabungan yang terdiri atas TRC BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, Basarnas Tembilahan, TNI AL, Polairud, dan KSOP menggelar operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Indragiri, Tembilahan Kota, pada Sabtu (22/11/2025) kemarin.
Upaya penyisiran dimulai sekitar pukul 19.45 WIB, tidak lama setelah TRC BPBD menerima laporan lakalaut dari Korpos Basarnas Tembilahan yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Pelabuhan H Hasan.
Korban diketahui bernama Zuhri bin Basri, warga Sungai Cempaka, Kelurahan Sungai Intan. Menurut kesaksian rekannya, Arpuan, mereka baru pulang menonton pertandingan sepak bola di Pulau Palas.
“Setibanya di Parit 4, Arpuan turun dari perahu. Saya kemudian melanjutkan perjalanan seorang diri menuju Tembilahan,” kata Zuhri, Minggu (23/11/2025).
Dalam perjalanan itulah perahu milik korban diduga ditabrak sebuah speedboat. Benturan keras membuat Zuhri terpental dan jatuh ke sungai. Hingga malam ini, ia belum ditemukan.
Begitu menerima laporan, tim TRC BPBD Inhil bersama unsur SAR lainnya langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
“Kami masih melakukan penyisiran hingga malam ini. Arus sungai cukup deras, tetapi tim tetap berupaya maksimal,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Inhil, Ari Surya.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu motor. “Kami memeriksa area yang diduga menjadi titik jatuhnya korban,” katanya.
BPBD Kabupaten Inhil menyatakan operasi pencarian akan dilanjutkan sampai korban ditemukan.
“Warga di sekitar lokasi kejadian diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Zuhri bin Basri, warga Suku Banjar yang lahir di Sungai Cempaka pada 11 Oktober 1980. Ia berdomisili di Sungai Cempaka, Pulau Palas, RT 002 RW 001, Kelurahan Sungai Intan.
Penulis: Yopi
Editor: Aliman







