PURWAKARTA, DURASI.co.id – SMPN 1 Purwakarta telah berhasil mengumpulkan 580 kg sampah melalui program pengelolaan sampah yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Program ini melibatkan siswa kelas VII dan VIII yang mengumpulkan sampah plastik dan daun dari rumah, tetangga, serta warung di sekitar tempat tinggal mereka.
Sampah-sampah tersebut kemudian diolah melalui proses pelapukan dan pencacahan menggunakan mesin pencacah plastik. Hasilnya, sekolah berhasil mengumpulkan total 580 kg sampah, yang setara dengan kontribusi rata-rata 0,8 kg per siswa dari total 726 siswa.
Program pengelolaan sampah di SMPN 1 Purwakarta ini mendapat apresiasi dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa, 3 Juni 2025.
Hanif mengapresiasi cara pengelolaan sampah yang diterapkan oleh SMPN 1 Purwakarta dan berharap program ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia.
Kepala SMPN 1 Purwakarta, Hanapi, berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Kami merencanakan untuk mengembangkan program ini lebih lanjut dan, mungkin, dapat mengumpulkan dana untuk membeli 30–40 kursi baru menjelang kenaikan kelas pada bulan Juni atau Juli ini,” ungkap Hanapi. [Rudi]







