Polisi Amankan Sopir Truk Usai Pengendara Motor Tertimpa Ekskavator di Batu Ampar Batam

Sopir truk ekskavator saat hendak menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang, Batam, Kamis (23/10/2025). Foto: Tangkapan layar video

BATAM, DURASI.co.id – Seorang pengendara motor bernama Fatmawati harus menjalani amputasi setelah terlibat kecelakaan di depan Citra Buana Center Park 2, Kelurahan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (22/10/2025). Bagian kaki perempuan itu remuk tertimpa bak kontainer truk bermuatan alat berat yang tiba-tiba terjatuh saat kendaraan tersebut berputar arah.

Polisi telah mengamankan sopir truk Isuzu GIGA bernomor polisi BP 8125 DU milik PT MBS yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Barelang. Sepeda motor Yamaha N-Max hitam bernopol BP 4313 OM yang dikendarai korban rusak berat dan tidak dapat digunakan lagi.

Baca Juga :  19 Ribu Orang Tinggalkan Batam Melalui Kapal Pelni

Kasubnit I Satlantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, mengatakan Fatmawati masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam.

Sementara itu, sopir truk berinisial SA telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan SA negatif dari pengaruh alkohol maupun narkotika.

“Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. Informasinya, kaki korban memang telah diamputasi,” ujar Rambe, Jumat (24/10/2025).

Dari hasil pemeriksaan awal, SA mengaku tengah menarik kontainer bermuatan alat berat milik perusahaannya. Saat berputar di U-turn menuju Batu Ampar, bagian bak truk tiba-tiba patah dan menimpa pengendara motor di sebelah kiri.

Baca Juga :  DPRD Batam Minta Dishub Siapkan Sistem Retribusi Parkir Baru

“Sebelum berbelok, saya sudah pastikan tidak ada kendaraan di samping. Namun muatan mendadak patah dan jatuh. Saya langsung berhenti setelah mendengar teriakan,” kata SA.

Ia menegaskan tidak melarikan diri dan siap menjalani proses hukum. “Saya tidak menghindar. Rekaman CCTV di lokasi bisa menjelaskan kejadian sebenarnya,” ujarnya.

Penulis: Ledi
Editor: Aliman