Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Tarantang Dharmasraya Akhirnya Diaspal di Era Bupati Annisa

Redaksi Durasi
Jalan Jorong Tarantang, Nagari Sialang Gaung, Dharmasraya. (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Warga Jorong Tarantang, Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, akhirnya dapat menikmati jalan beraspal setelah menunggu selama puluhan tahun. Peningkatan jalan sepanjang 413 meter dengan lebar 3,5 meter tersebut terealisasi pada masa kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.

Pembangunan ini menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama bertahun-tahun memperjuangkan akses jalan yang lebih layak. Realisasinya juga tidak terlepas dari pengawalan Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya dari Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) III, Rosandi Sanjaya Putra.

Rosandi mengatakan, peningkatan jalan Tarantang merupakan aspirasi yang terus diperjuangkannya selama dua periode menjabat sebagai anggota legislatif. Ia mengaku bersyukur karena usulan masyarakat tersebut akhirnya dapat diwujudkan.

“Aspirasi peningkatan jalan ini bukan perjuangan instan. Ini adalah komitmen yang terus saya suarakan dan kawal ketat selama dua periode menjabat di lembaga legislatif,” ungkap Rosandi.

Baca Juga :  Ditjen Perkebunan Akan Nilai Kepatuhan Usaha PT TKA, Tim Provinsi Sumbar dan Jambi Turut Dilibatkan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Annisa Suci Ramadhani yang dinilainya memiliki perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.

“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Ibu Bupati Annisa, sumbatan aspirasi selama bertahun-tahun ini akhirnya pecah. Komitmen beliau membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat,” tegasnya.

Pengaspalan jalan tersebut dibiayai melalui Paket II Tambahan TKD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran Rp955.059.031.

Wali Nagari Sialang Gaung, Aries Gunawan, menjelaskan bahwa jalan Tarantang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian dan perekonomian warga. Jalur tersebut menghubungkan kawasan produksi pertanian masyarakat dengan Jalan Lintas Sumatera.

Menurut Aries, kondisi jalan yang sebelumnya kurang memadai menjadi kendala dalam pengangkutan hasil pertanian. Selain menghambat perjalanan, kondisi tersebut juga menambah beban biaya logistik yang harus ditanggung petani.

Baca Juga :  Pemkab Dharmasraya Sulap Halaman Kantor Bupati Jadi Pusat Nobar Piala Dunia dan Bazar UMKM

“Ini adalah jalur vital yang menghubungkan langsung kantong-kantong produksi pertanian masyarakat menuju Jalan Lintas Sumatera. Selama puluhan tahun, ongkos logistik hasil bumi terbebani oleh kondisi jalan yang buruk,” jelas Aries.

Dengan selesainya pengaspalan, ia berharap pengangkutan hasil panen menjadi lebih lancar dan waktu tempuh semakin singkat. Kondisi jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mengurangi hambatan distribusi akibat cuaca dan kerusakan permukaan jalan.

Kebahagiaan atas pembangunan tersebut turut dirasakan Hanafi, mantan Sekretaris Nagari Sialang Gaung yang menyaksikan langsung sejarah awal pembukaan jalan Tarantang.

Hanafi mengenang, jalan tersebut dahulu dibuka secara manual menggunakan cangkul melalui program ABRI Manunggal Membangun Desa (AMMD) pada 1983. Setelah 43 tahun berlalu, ia akhirnya menyaksikan jalan yang dahulu dikerjakan dengan tenaga masyarakat itu kini telah beraspal.

Baca Juga :  Wakil Bupati Dharmasraya: Masalah Tidak Diundang Saat Pelantikan Tak Perlu Dibesar-besarkan

“Kami dulu mencangkul jalan ini dengan tangan sendiri. Menanti hingga setua ini untuk melihatnya mulus adalah kebahagiaan yang sulit diungkapkan. Terima kasih Ibu Bupati, semoga selalu diberi kekuatan memimpin Dharmasraya,” ucap Hanafi.

Pengaspalan jalan Tarantang menjadi langkah penting dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat Nagari Sialang Gaung. Selain mempermudah mobilitas warga, pembangunan ini diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. [Sonia Chaniago]