Realisasi Pajak Kendaraan di Batam Capai 74 Persen

Pembukaan sosialisasi optimalisasi PAD sektor PKB dan BBNKB di Harmoni One Hotel Batam, Senin (25/8/25).

BATAM, DURASI.co.id – Pemerintah Kota Batam terus mendorong kemandirian fiskal melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkahnya ditunjukkan dengan pembukaan Sosialisasi Optimalisasi PAD dari sektor opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Ballroom Lantai 6 Harmoni One Hotel, Senin (25/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Amsakar menekankan pentingnya pajak daerah sebagai tulang punggung pembangunan. Ia mencontohkan, kemandirian fiskal Batam kini termasuk yang terkuat di Indonesia, dengan lebih dari 42 persen APBD bersumber dari PAD. Bahkan, untuk proyeksi APBD 2026 sebesar Rp4,4 triliun, sekitar Rp2,4 triliun di antaranya ditopang dari PAD.

Baca Juga :  Dihadiri DLH Batam, Komunitas Kota Hijau Mangsang Gelar Pelatihan Ecoenzym

“Capaian ini hasil kerja keras bersama. Karena itu, sosialisasi seperti ini penting agar kita memiliki pemahaman yang sama dan bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa pajak yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan,” ujar Amsakar.

Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, melaporkan realisasi penerimaan dari sektor PKB dan BBNKB telah mencapai 74 persen. Wali Kota optimistis target bisa tembus 100 persen pada akhir tahun.

Dengan PAD yang semakin kuat, kata Amsakar, Pemko Batam memiliki ruang fiskal lebih luas untuk menjalankan kebijakan strategis, termasuk 15 program prioritas pembangunan daerah.

“Semua pada akhirnya kembali untuk masyarakat Batam, agar pembangunan berjalan lebih cepat, merata, dan berkesinambungan,” pungkasnya. [Yog]