Riau Berpotensi Diguyur Hujan dari Pagi hingga Malam

Ilustrasi hujan. (Foto: Pixabay)

PEKANBARU, DURASI.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan cuaca di Provinsi Riau pada Minggu (16/11/2025) masih didominasi hujan, yang dipicu aktifnya gelombang ekuatorial Rossby dan Kelvin sejak dini hari.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menyebutkan bahwa aktifnya fenomena gelombang ekuatorial Rossby dan Kelvin menjadi pemicu meningkatnya pembentukan awan hujan sejak dini hari hingga pagi.

“Sejak pagi cuaca di sejumlah wilayah tampak cerah berawan hingga berawan,” katanya.

Namun, berdasarkan pantauan citra radar, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdeteksi mengguyur Kabupaten Siak. Hujan ringan hingga sedang juga terjadi di Rokan Hilir, Kota Dumai, Bengkalis, Kampar, Kepulauan Meranti, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.

Baca Juga :  Dafam Pekanbaru Hadirkan Cita Rasa Khas Bali dan Nusa Tenggara dalam Promo "kemBALI keNUSA"

Hujan tersebut diperkirakan bertahan hingga sekitar pukul 13.00 WIB dan berpotensi meluas ke wilayah Pekanbaru, Kuantan Singingi, dan Rokan Hulu.

Memasuki siang hingga sore hari, sebagian besar wilayah Riau kembali berpeluang mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi ini diperkirakan berlangsung cukup merata seiring masih aktifnya fenomena atmosfer yang memicu pembentukan awan hujan.

Pada malam hari cuaca cenderung cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan tidak sepenuhnya menghilang. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di Pekanbaru, Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, yang bisa terjadi mulai pagi, berlanjut pada siang atau sore, hingga malam atau dini hari.

Baca Juga :  Abdul Wahid Jabat Plt Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru

Selain itu, suhu udara di Riau pada hari ini berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 55 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah barat menuju utara dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Kondisi gelombang laut di perairan Riau berada pada kisaran rendah, yaitu 0,5 hingga 1,25 meter.

Dalam pemantauan titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera, BMKG mencatat adanya 55 titik panas. Sebanyak 10 titik panas berada di Provinsi Riau, masing-masing tujuh titik di Bengkalis, dua titik di Rokan Hilir, dan satu titik di Indragiri Hilir.

Titik panas lainnya terdeteksi di Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung.

Baca Juga :  Ratusan Massa DPC SPTI Bengkalis Geruduk PMKS PT PAA

Penulis: Ismail
Editor: Aliman