Ribuan Warga Pekanbaru Padati Masjid Raya An-Nur untuk Salat Idulfitri

Suasana salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Raya An-Nur Pekanbaru, Senin (31/3/25). Foto: Mcr

PEKANBARU, DURASI.co.id – Ribuan umat Muslim di Kota Pekanbaru memadati Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1446 Hijriah, Senin (31/3/2025). Sejak pagi, gema takbir berkumandang di setiap sudut kota, menciptakan suasana syahdu dan penuh kebersamaan.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sejak pukul 06.15 WIB, jemaah terus berdatangan, memenuhi halaman masjid. Mereka mengenakan pakaian terbaik dan membawa sajadah, didampingi sanak keluarga untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Anak-anak dengan wajah ceria mengikuti orang tua mereka, sementara para lansia mendapat bantuan agar bisa beribadah dengan nyaman.

Di barisan saf terdepan, tampak Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid, didampingi mantan Gubernur Riau Ruzli Zainal dan Annas Maamun, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Salat Idulfitri ini dipimpin oleh Ustaz Jemi Hertinepon sebagai imam, sedangkan khatib yang bertugas adalah Zul Ikromi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bengkalis Hadiri Pembekalan Penguatan Kapasitas dan Peran MUI Tahun 2023

Dalam sambutannya, Gubri Abdul Wahid menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Riau. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan Idulfitri sebagai momen mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.

“Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, serta membangun harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui momen ini, kita dapat bersilaturahmi dan mengingat pentingnya menjaga hubungan baik di antara sesama,” ujarnya.

Gubri juga menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun keharmonisan sosial. Menurutnya, di bulan Syawal, silaturahmi memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antarindividu, baik dalam keluarga, lingkungan sosial, maupun pemerintahan.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Bengkalis Bersama Bupati Kasmarni Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2025

“Silaturahmi di Hari Raya memiliki makna mendalam sebagai bentuk saling melengkapi dan memperkuat ikatan persaudaraan. Idulfitri dikenal sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa sebulan penuh, sekaligus menjadi momen istimewa untuk memperbaiki hubungan dan saling memaafkan,” jelasnya.

Gubernur Abdul Wahid berharap agar Idulfitri dapat menjadi ajang pemulihan hubungan bagi masyarakat yang mungkin sempat renggang, serta mempererat tali persaudaraan.

“Dengan demikian, silaturahmi menjadi cara untuk memulihkan hubungan dan memperkuat persaudaraan di antara kita semua,” ucapnya.

Penulis: Sukri
Editor: Rudi