Rico Waas Dorong OPD Berkarya dan Berinovasi dalam Pembangunan Kota, Bukan Sekadar Bekerja

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 di Balai Kota Medan, Selasa (20/1/26).

MEDAN, DURASI.co.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya perubahan cara pandang dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kota. Untuk itu, Rico Waas mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menghadirkan pembangunan yang bernilai karya dan legasi, bukan sekadar rutinitas pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka peningkatan layanan infrastruktur lingkungan permukiman, di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Selasa (20/1/26).

Menurut Rico Waas, pembangunan kota harus lahir dari semangat berkarya yang menyenangkan dan penuh inspirasi. Ia menekankan bahwa setiap program pembangunan semestinya dirancang dengan konsep yang matang, inovatif, serta memiliki daya tahan jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga :  Peringatan Hari Jadi Kabupaten Nias Barat ke-16 Diwarnai Penyerahan SK CPNS

“Saya ingin dalam perencanaan pembangunan kota dicari inspirasi yang menarik, menyenangkan, dan dieksekusi dengan baik. Kita ini bukan hanya mengerjakan pekerjaan, tetapi membangun karya dan legasi untuk Kota Medan,” tegas Rico Waas.

Dalam rapat yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, serta seluruh pimpinan OPD, Rico Waas juga mengingatkan agar jajaran OPD tidak bekerja dalam tekanan berlebihan. Menurutnya, suasana kerja yang rileks dan positif justru akan melahirkan gagasan pembangunan yang lebih kreatif dan bernilai.

Rico Waas menilai pembangunan harus memiliki nilai estetika, kualitas, dan efisiensi, sehingga setiap hasil pembangunan dapat dibanggakan oleh pembuatnya serta dihargai oleh masyarakat.

“Kalau nanti Bapak-Ibu lewat dan berkata, ‘ini karya saya, ini bagus’, itu berarti pembangunan tersebut punya jiwa karena dibangun dengan soul,” ujar Rico Waas.

Baca Juga :  Pemdes Lolofitu Salurkan BLT kepada 34 KPM Sesuai Permendes Nomor 2 Tahun 2024

Lebih lanjut, Rico Waas menyoroti pola pembangunan yang masih cenderung menggunakan templat lama, khususnya pada program perumahan seperti rumah layak huni. Ia mempertanyakan apakah standar pembangunan yang diterapkan saat ini benar-benar mencerminkan kualitas hunian yang baik, sehat, dan berkelanjutan.

“Jangan sampai kita terus mengulang pola sepuluh tahun lalu. Dunia desain dan pembangunan sudah berkembang. Sekarang ada konsep urban design, rumah efektif, hingga desain ramah lingkungan. Mengapa tidak kita adaptasi?” kata Rico Waas.

Rico Waas juga menyampaikan bahwa inovasi merupakan tanggung jawab kepemimpinan di tingkat kepala dinas. Oleh karena itu, ia berharap jajaran pimpinan OPD mampu menciptakan solusi baru dan karya terbaik yang mendukung visi pembangunan Kota Medan ke depan.

Baca Juga :  Di Masa Kepemimpinan Rico-Zaki, Pelayanan Publik Kota Medan Raih Nilai A Tertinggi di Sumut

“Saya berharap pembangunan Kota Medan ke depan tidak hanya fungsional, tetapi juga berkarakter, berkelanjutan, dan meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang,” pungkas Rico Waas. [Nababan]