BATAM, DURASI.co.id – Manajemen RS Awal Bros Group menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu pekerja proyek pembangunan RS Awal Bros Batu Aji, Kota Batam. Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 22 Mei 2025.
Direktur RS Awal Bros Group, dr Widya Putri MARS, mengatakan selama proses pembangunan, RS Awal Bros Group berkomitmen menjalankan proyek sesuai prinsip keselamatan kerja (K3) dan prosedur yang berlaku.
“Kami terus melakukan evaluasi agar standar keselamatan di lingkungan kerja dapat semakin ditingkatkan ke depannya,” ujar dr Widya Putri kepada Durasi.co.id, Sabtu (24/5/2025).
Manajemen RS Awal Bros membenarkan bahwa pekerja yang meninggal dunia merupakan karyawan dari salah satu vendor yang terlibat dalam proyek pembangunan rumah sakit tersebut. Korban diketahui bernama Syahidin, berusia 38 tahun, berasal dari Subang, Jawa Barat.
“Menurut informasi dari rekan kerja, sebelumnya almarhum baru selesai sarapan dan minum kopi, serta masih tampak berjalan menuju lokasi kerja. Ia ditemukan tidak sadarkan diri oleh rekan kerja pada hari Kamis, 22 Mei 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, dalam posisi setengah duduk dengan kepala tersandar di dinding,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikannya, korban segera dilarikan ke RS Graha Hermin. Namun, menurut dokter Unit Gawat Darurat, korban tiba tanpa respons dan nadi. Tim medis melakukan pijat jantung selama 25 menit, tetapi nyawa korban tidak tertolong.
“Ia dinyatakan meninggal pada pukul 08.55 WIB, dengan dugaan sementara akibat serangan jantung. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.
Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses pemulasaran sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Subang melalui penerbangan dari Batam ke Jakarta, Kamis malam pukul 20.00 WIB.
“Pihak RS Awal Bros dan kontraktor proyek telah melakukan pendampingan sejak korban berada di RS Graha Hermin hingga proses pengiriman jenazah ke pihak keluarga,” jelasnya.
Keluarga telah diinformasikan dan dilibatkan sejak awal kejadian, dan menyatakan keikhlasan atas kepergian almarhum. Keluarga juga menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf apabila almarhum memiliki kesalahan selama menjalankan tugas.
“Selain itu, RS Awal Bros dan pihak kontraktor telah memberikan keterangan kepada Polsek Batu Aji pada Jumat siang, 23 Mei 2025,” katanya. [red]







