Besok, Dinkes Batam Turun ke Lapangan Telusuri Kasus 23 Siswa MAN IC Alami Diare dan Muntah

MAN IC Batam yang terletak di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. (Foto: Durasi.co.id)

BATAM, DURASI.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait 23 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Batam yang mengalami diare dan muntah pada Selasa (28/4/2026) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan pihaknya akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan kondisi dan penyebab kejadian tersebut.

“Belum ada laporan resmi yang masuk ke kita. Besok segera kita cek ke lapangan,” kata Didi kepada Durasi.co.id, Selasa (12/5/2026).

Sebelumnya, Kepala MAN IC Batam, Kamal, mengakui bahwa sebanyak 23 siswa mengalami gangguan kesehatan (diare dan muntah). Namun, hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum diketahui.

Baca Juga :  Lapak Judi Sie Jie di Sei Harapan Batam Buka Secara Terang-terangan

“Memang ada anak-anak kita yang mengalami gangguan kesehatan. Kita tidak bisa memvonis karena kita tidak tahu (penyebabnya). Pada saat itu kita cepat melakukan koordinasi dengan komite dan melakukan penanganan cepat. Siswa dibawa ke UKS lalu dirujuk ke rumah sakit,” kata Kamal, saat ditemui Durasi.co.id di ruang kerjanya di MAN IC Batam, Rabu (6/5/2026).

Menanggapi pertanyaan apakah pemulangan siswa berkaitan dengan peristiwa tersebut, Kamal mengatakan pemulangan siswa dari asrama merupakan agenda rutin bulanan. Namun, kali ini para siswa dipulangkan sehari lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan.

“Namanya seperti itu preventif, pencegahan lah ya. Itu bukan alasan satu-satunya (siswa dipulangkan). Misalnya ada bakteri kita putus mata rantainya. Semua siswa dipulangkan sampai tanggal 3 Mei 2026,” ujarnya.

Baca Juga :  1.148 Unit Reklame Telah Ditertibkan Tim Task Force Batam

Disinggung apakah gangguan kesehatan yang dialami siswa berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi dari katering yang dikelola Komite Sekolah, Kamal enggan memberikan penjelasan lebih jauh.

“Selama ini anak-anak memang mengonsumsi makanan dari katering (yang dikelola komite), sejak sekolah berdiri sampai sekarang,” katanya.

Ia menambahkan, para siswa MAN IC Batam setiap hari mengonsumsi makanan katering yang dikelola komite sekolah sebanyak tiga kali sehari.

Diberitakan sebelumnya, pihak sekolah terkesan tertutup terkait peristiwa tersebut. Durasi.co.id telah berulang kali meminta konfirmasi sejak Rabu (29/4/2026) hingga Selasa (5/5/2026), baik dengan mendatangi MAN IC Batam maupun melalui pesan dan panggilan WhatsApp kepada Kepala MAN IC Batam, Kamal. Namun tidak mendapatkan penjelasan.

Baca Juga :  Kaleidoskop BP Batam 2024: Langkah Strategis Demi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah siswa MAN IC Batam mengalami gangguan kesehatan berupa diare dan muntah setelah diduga mengonsumsi makanan katering yang dikelola koperasi madrasah (komite). Akibat kejadian tersebut, para siswa bahkan dipulangkan kepada orang tua masing-masing. [red]