Sekda dan Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik Wali Kota Batam

Pelantikan Sekda dan tujuh pejabat baru di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (31/10/25). Foto: Salvia-Durasi.co.id

BATAM, DURASI.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melantik Sekretaris Daerah (Sekda) dan tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama serta administrator di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (31/10/2025).

Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, pimpinan DPRD, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Pejabat yang dilantik antara lain Firmansyah sebagai Sekretaris Daerah, Suhar sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zulkifli Aman sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Yudi Suprapto sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan,Syukri Ilyas sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Eva Marhaini sebagai Camat Nongsa, Arfandi sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD, dan Syahibul Aziz sebagai Kepala Bidang Mutasi dan Promosi pada BKPSDM Batam.

Dalam arahannya, Amsakar menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi agar lebih adaptif terhadap perubahan.

Baca Juga :  Maret 2023 Mendatang, Rumah Singgah Kepri di Batam dan Jakarta Bakal Diresmikan

“Setiap keputusan diambil melalui proses seleksi dan pertimbangan yang ketat sesuai mekanisme yang berlaku. Mutasi adalah penyegaran agar organisasi lebih tangkas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, jabatan bukan penghargaan, melainkan tanggung jawab yang harus dibuktikan dengan hasil kerja nyata.

“Tidak perlu unjuk muka, yang dibutuhkan sekarang adalah unjuk kinerja,” tegasnya.

Amsakar juga menyoroti pentingnya kecepatan dan inovasi dalam bekerja. Menurutnya, birokrasi tidak boleh terjebak dalam rutinitas, tetapi harus mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

“Kalau ada persoalan di lapangan, segera tangani. Lakukan langkah cepat dan terukur agar kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” pesannya.

Usai memberikan arahan umum, Amsakar menyampaikan instruksi khusus kepada pejabat yang baru dilantik. Ia meminta Sekda Firmansyah untuk memperkuat tata kelola internal, terutama dalam manajemen sumber daya manusia dan pengelolaan aset daerah.

“Sekda adalah penggerak utama roda birokrasi. Fokuslah pada pembenahan internal dan pengelolaan aset,” katanya.

Baca Juga :  KIPRA Kepri Soroti Penggantian Diskon Listrik dengan BSU: Tak Semua Bisa Merasakan

Kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suhar, Amsakar berpesan agar memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif, inflasi terkendali, dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

Di bidang sosial, Zulkifli Aman diminta untuk memberi perhatian khusus terhadap isu kemiskinan, stunting, dan kesejahteraan lanjut usia.

“Bidang ini juga menjadi perhatian Ibu Wakil Wali Kota. Tangani dengan empati dan kerja nyata,” ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Yudi Suprapto, Amsakar menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha serta melakukan kajian komprehensif terkait upah minimum.

“UMK dan UMS harus dikaji secara cermat, tidak hanya berdasar inflasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga indeks alfa yang mencerminkan daya beli dan kemampuan industri,” terangnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta mengusulkan pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Batam untuk memperkuat perlindungan tenaga kerja.

Kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Syukri Ilyas, Amsakar berpesan agar terus memperkuat kemitraan sosial dan keagamaan.

Baca Juga :  Petugas Jasa Raharja Aktif Lakukan Kunjungan dan Monitoring Korban Laka Lantas di Rumah Sakit

“Bangun komunikasi yang baik dengan tokoh agam, imam masjid, mubalig, guru TPQ, hingga pendeta. Mereka adalah mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial,” katanya.

Selain itu, pelantikan juga diwarnai dengan kehadiran pejabat perempuan, Eva Marhaini, yang kini menjabat Camat Nongsa. Amsakar menyebut hal ini sebagai wujud nyata komitmen Pemko Batam terhadap kesetaraan dan representasi gender di birokrasi.

“Kita ingin birokrasi yang lengkap, cepat, cerdas, dan humanis. Kehadiran perempuan menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun suasana kerja yang kolaboratif,” ujarnya.

Menutup arahannya, Amsakar berpesan agar seluruh pejabat menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian untuk mempercepat terwujudnya visi Batam sebagai kota modern, maju, dan berdaya saing.

“Selamat kepada para pejabat yang dilantik. Pegang amanah ini dengan tanggung jawab. Mari bekerja bersama demi kemajuan Batam yang kita cintai,” ucapnya.

Penulis: Salvia
Editor: Indra