KARIMUN, DURASI.co.id – Seorang pria berinisial IL, sekitar 40 tahun, ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Perumahan Sinnar Indah 1, RT 4 RW 7, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, pada Senin (17/11/2025) sore.
IL, yang bekerja di PT Saipem, ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 16.16 WIB setelah istrinya tidak dapat menghubungi korban sejak pagi hari.
Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Teluk Uma, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa penemuan jenazah berawal dari kekhawatiran istri korban. Pagi harinya, IL sempat mengeluhkan sesak napas kepada istrinya.
“Pagi tadi, istrinya bercerita bahwa IL mengeluhkan sesak napas. Setelah itu, ia tidak bisa dihubungi. Istrinya kemudian meminta bantuan tetangga atau petugas keamanan perumahan untuk memeriksa kondisinya,” ujar Fadli, Selasa (18/11/2025).
Petugas keamanan perumahan diminta untuk mengecek kondisi IL. Karena tidak ada respons dari dalam rumah, terpaksa mendobrak pintu kontrakan. Saat rumah dibuka paksa, IL ditemukan sudah meninggal di dalam kamar.
“IL terakhir terlihat pada malam sebelumnya setelah pulang seorang diri dari Batam, sementara istrinya masih berada di Batam. Korban baru menempati rumah kontrakan itu sekitar dua bulan terakhir,” ungkapnya.
Senada, Petugas keamanan perumahan, Azman (55), diminta mengecek kondisi IL. Karena tidak ada respons dari dalam rumah, Azman terpaksa mendobrak pintu kontrakan. Saat rumah dibuka paksa, IL ditemukan sudah meninggal di dalam kamar, tergeletak di atas kasur tanpa mengenakan pakaian.
Menurut Azman, drama penemuan jenazah bermula ketika istri korban yang berada di Batam menerima telepon dari IL pada Senin pagi. “Tadi pagi korban menelepon istrinya di Batam mengeluhkan sesak napas,” ujarnya.
Diliputi kekhawatiran, sang istri segera meminta bantuan tetangga terdekat di Karimun untuk memeriksa suaminya. Sekitar pukul 16.15 WIB, Azman bersama sejumlah tetangga tiba di lokasi. Mereka mendapati pintu dan jendela terkunci dari dalam, sehingga memutuskan untuk mendobrak masuk.
“kami masuk bersama tetangga, beramai-ramai,” kata Azman, menggambarkan momen tegang saat membuka akses ke dalam rumah.
Jasad IL telah dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian, sementara pihak kepolisian telah memulai penyelidikan di lokasi kejadian.
Penulis: Alisyahman
Editor: Indra









