PEKANBARU, DURASI.co.id – Ketersediaan beras dan minyak goreng di Provinsi Riau dipastikan aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M.
Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) telah menambah stok dari pemerintah pusat guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Riau dan Kepri, Ismed Erlando, mengungkapkan bahwa pasokan beras telah diperkuat dengan tambahan dari Sumatera Selatan, sementara minyak goreng akan mendapatkan tambahan 21.000 liter.
“Stok beras saat ini mencapai 16.300 ton, sedangkan minyak goreng selama Ramadan tersedia 900.000 liter, dan besok akan masuk lagi 21.000 liter. Stok ini telah kami distribusikan ke seluruh kantor cabang di kabupaten/kota di Riau,” ujar Ismed, Senin (24/3/2025) di Pekanbaru.
Ismed menambahkan bahwa operasi pasar murah terus digelar di berbagai daerah, mengingat tingginya animo masyarakat.
Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual dalam operasi pasar ini lebih murah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga lebih diminati oleh masyarakat.
“Minyak goreng kami jual Rp14.700 per liter, lebih murah dari HET Rp15.700. Beras yang biasanya Rp62.000 per 5 kg, kami jual Rp58.000. Ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa harga tetap stabil dan stok mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Lebaran.
“Pemerintah Provinsi Riau menjamin ketersediaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula aman untuk lima bulan ke depan,” katanya.
Penulis: Ismail
Editor: Indra







