Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Sumut Siapkan Hadiah Emas, Motor, Umrah hingga Mobil

Kepala Bapenda Sumut Ardan Noor menyampaikan keterangan pers terkait realisasi pendapatan tahun 2025 serta program Gebyar Pajak 2026 di Lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (5/3/26).

MEDAN, DURASI.co.id – Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara (Bapenda Sumut) mengambil langkah inovatif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Melalui Program Gebyar Pajak Tahun 2026, Bapenda menyiapkan beragam hadiah menarik bagi masyarakat yang disiplin membayar pajak.

Dalam program tersebut, setiap wajib pajak yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu berkesempatan mengikuti undian berhadiah. Hadiah yang disiapkan pun beragam, mulai dari mobil, paket umrah, emas, sepeda motor, hingga alat elektronik dan hadiah menarik lainnya.

“Kami berharap cara ini dapat memotivasi masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu. Wajib pajak yang rajin dan disiplin akan memiliki kesempatan mengikuti undian yang kami adakan,” kata Kepala Bapenda Sumut, Ardan Noor, saat konferensi pers di Lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga :  Wakil Bupati Asahan Hadiri Pisah Sambut Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku

Selain undian berhadiah, Bapenda Sumut juga menyiapkan bantuan sembako bagi wajib pajak yang disiplin memenuhi kewajibannya. Program ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak secara sukarela.

“Program ini bertujuan mendorong kepatuhan secara sukarela, bukan karena paksaan. Jika hanya mengandalkan penegakan, dampaknya tidak terlalu signifikan. Dengan pemberian insentif seperti paket sembako yang bekerja sama dengan berbagai lembaga, kami yakin masyarakat akan lebih tertarik,” ujar Ardan Noor.

Menurut Ardan, langkah tersebut diyakini dapat memperluas basis pajak di Sumatera Utara. Masyarakat yang sebelumnya belum patuh diharapkan terdorong untuk memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan basis pajak, menambah jumlah masyarakat yang patuh dan disiplin membayar pajak, sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat,” kata Ardan Noor. [Nababan]