DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Dharmasraya, Selasa (6/1/2026), di Lapangan Sepak Bola Matador Seberang Piruko, Nagari Koto Baru.
Upacara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh makna sebagai refleksi perjalanan panjang daerah sejak dimekarkan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, dengan IPDA Riko Surya, Kanit Intelkam Polsek Koto Baru, sebagai komandan upacara.
Pembacaan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Dharmasraya disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Jemi Hendra, sementara pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Dharmasraya.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Jemi Hendra bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD, serta Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo.
Selain itu, hadir Dandim 0310/SSD yang diwakili Danramil Koto Baru Kapten Cke Jarman, Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya yang diwakili Kepala Seksi Intelijen Robby Hidayat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 22 tahun Kabupaten Dharmasraya yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2003 dan diresmikan pada 7 Januari 2004.
“Usia 22 tahun merupakan fase penting untuk memperkuat fondasi pembangunan sekaligus memastikan arah kebijakan daerah tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Annisa menegaskan bahwa peringatan hari jadi memiliki makna retrospektif, introspektif, dan prospektif. Retrospektif sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para tokoh pemekaran, introspektif sebagai ruang evaluasi terhadap kebijakan dan kinerja pemerintah, serta prospektif sebagai pijakan dalam merancang masa depan Dharmasraya yang lebih maju dan berdaya saing.
Mengusung tema “Dharmasraya Harmonis, Inovatif, dan Sejahtera”, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menetapkan prioritas pembangunan pada peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah berhasil meningkatkan dan merehabilitasi sejumlah ruas jalan kabupaten, provinsi, dan nasional yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah dan antarnagari.
Di sektor infrastruktur dasar, pemerintah daerah juga mengoptimalkan layanan air bersih melalui pengoperasian lima instalasi pengolahan air di beberapa kecamatan, serta memperoleh dukungan APBN lebih dari Rp111 miliar untuk pembangunan sektor sumber daya air, pengendalian banjir, dan jaringan irigasi.
Capaian tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung produktivitas pertanian.
Di bidang pendidikan, Bupati Annisa menyampaikan bahwa Kabupaten Dharmasraya ditetapkan sebagai salah satu penerima Program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan nilai pembangunan mencapai Rp200 miliar.
Selain itu, pemerintah daerah melaksanakan transformasi pendidikan melalui program beasiswa, penguatan kompetensi digital, peningkatan sarana dan prasarana sekolah, serta pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.
Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Melalui pendekatan One Village One Product (OVOP), pemerintah daerah mendorong setiap nagari memiliki produk unggulan berbasis potensi lokal.
Upaya tersebut disertai bantuan sarana produksi, alat dan mesin pertanian, pengembangan budi daya perikanan, serta dukungan pemasaran guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani serta pembudi daya.
Tak kalah penting, pemerintah daerah memperluas akses telekomunikasi dengan menghadirkan menara BTS di wilayah blank spot untuk mendukung pembelajaran daring, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Menutup sambutannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa cinta dan memiliki terhadap Kabupaten Dharmasraya melalui kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong.
“Dengan kebersamaan dan inovasi, Dharmasraya mampu melangkah menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” katanya. [Sonia]










