BATAM, DURASI.co.id – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Batam Subki Miuldi menyatakan warga menyambut antusias layanan pembuatan paspor sehari jadi di sejumlah Unit Layanan Paspor (ULP) di Kota Batam.
“Di ULP bisa sampai 60 persen, padahal kuotanya hanya 50,” sebut Subki Miuldi, Jumat (10/2/2023).
Menurut Subki, dari 50 kuota yang disediakan setiap hari, beberapa kali sering kekurangan, sehingga banyak warga yang minta tambah kuota.
“Meski kadang-kadang mendapatkan pertanyaan terkait biaya pembuatannya yang lebih mahal dari layanan biasa, namun pembuatan paspor satu hari jadi itu selalu diminati setiap harinya,” katanya.
Subki menerangkan, bahwa Imigrasi Batam masih belum akan menambah kuota untuk program paspor satu hari jadi.
“Untuk sekarang belum kurang, karena dari kuota 50 itu masih ada sisa sekitar 5 kuota lagi. Jadi untuk 50 kuota maksimal masih bisa tertampung,” terangnya.
Subki menyampaikan, bahwa untuk membuat paspor satu hari jadi tidak lah sulit, hanya tinggal datang ke kantor Imigrasi, kemudian langsung ke pelayanan paspor untuk percepatan.
“Bagi warga yang datang untuk percepatan itu akan didahulukan,” kata Subki seraya mengakhiri.
Penulis: Rudi
Editor: Indra







