23 Siswa Alami Diare dan Muntah, Kepala MAN IC Batam Tak Tahu Penyebabnya

Kepala MAN IC Batam, Kamal, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (6/5/26). Foto: Durasi.co.id

BATAM, DURASI.co.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Batam, Kamal, akhirnya mengakui bahwa sebanyak 23 siswa mengalami gangguan kesehatan (diare dan muntah) yang terjadi pada Selasa (28/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Kamal saat ditemui di ruang kerjanya di MAN IC Batam, Rabu (6/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia didampingi Wakil Ketua Komite Sekolah Wendi serta Panit Intelkam Polsek Nongsa, Iptu M Jefri Adil Akbar.

“Memang ada anak-anak kita yang mengalami gangguan kesehatan. Kita tidak bisa memvonis karena kita tidak tahu (penyebabnya). Pada saat itu kita cepat melakukan koordinasi dengan komite dan melakukan penanganan cepat. Siswa dibawa ke UKS lalu dirujuk ke rumah sakit,” kata Kamal.

Baca Juga :  Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Batam

Menanggapi pertanyaan apakah pemulangan siswa berkaitan dengan peristiwa tersebut, Kamal mengatakan pemulangan siswa dari asrama merupakan agenda rutin bulanan. Namun, kali ini para siswa dipulangkan sehari lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan.

“Namanya seperti itu preventif, pencegahan lah ya. Itu bukan alasan satu-satunya (siswa dipulangkan). Misalnya ada bakteri kita putus mata rantainya. Semua siswa dipulangkan sampai tanggal 3 Mei 2026,” ujarnya.

Disinggung apakah gangguan kesehatan yang dialami siswa berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi dari katering yang dikelola Komite Sekolah, Kamal enggan memberikan penjelasan lebih jauh.

“Selama ini anak-anak memang mengonsumsi makanan dari katering (yang dikelola komite), sejak sekolah berdiri sampai sekarang,” katanya.

Baca Juga :  Kepala BPKAD Batam Dinilai Kangkangi UU Keterbukaan Informasi Publik

Ia menambahkan, para siswa MAN IC Batam setiap hari mengonsumsi makanan katering yang dikelola komite sekolah sebanyak tiga kali sehari.

Sebelumnya diberitakan, pihak sekolah terkesan tertutup terkait peristiwa tersebut. Durasi.co.id telah berulang kali meminta konfirmasi sejak Rabu (29/4/2026) hingga Selasa (5/5/2026), baik dengan mendatangi MAN IC Batam maupun melalui pesan dan panggilan WhatsApp kepada Kepala MAN IC Batam, Kamal. Namun tidak mendapatkan penjelasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah siswa MAN IC Batam mengalami gangguan kesehatan berupa diare dan muntah setelah diduga mengonsumsi makanan katering yang dikelola koperasi madrasah. Akibat kejadian tersebut, para siswa bahkan dipulangkan kepada orang tua masing-masing.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi Durasi.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Kesehatan Kota Batam, Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau (Kanwil Kemenag Kepri), serta Kementerian Agama Kota Batam terkait kasus diare dan muntah yang dialami siswa MAN IC Batam, termasuk pemeriksaan sanitasi dapur katering dan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi penyedia katering. [red]