13 Pendaki Gunung Pangrango Ditemukan, 3 Orang Masih dalam Pencarian

Petugas gabungan mengevakuasi 13 orang pendaki yang hilang saat mendaki Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (29/1/24).

BOGOR, DURASI.co.id – Polsek Ciawi, Polres Bogor bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dan warga setempat, pada Senin (29/1/2024) terus berjuang dalam pencarian tiga belas warga dan tiga orang yang masih tersesat di Gunung Pangrango sejak hari Sabtu, 27 Januari 2024.

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat menjelaskan kronologi awal mencatat bahwa 13 orang memulai pendakian pada pukul 16.00 WIB, dengan rute melalui Kulah Dua. Sepuluh di antaranya telah mencapai puncak, sementara tiga orang lainnya, yang terpisah dalam rombongan, tersesat di tengah perjalanan. Pada pukul 03.00 WIB, Ade Bagja, anggota rombongan yang tersesat, memberi tahu anaknya mengenai kejadian ini.

Baca Juga :  JakLingko Indonesia Kembangkan Integrasi Sistem Pembayaran hingga Jawa Barat

Meskipun jalur pendakian ke Pangrango ditutup hingga Maret 2024, tim pencarian tetap berupaya menemukan dan menyelamatkan warga yang belum kembali.

Pimpinan Patroli KRYD Polsek Ciawi, IPTU Agus Safi’i, mengungkapkan bahwa hingga jelang azan subuh, pencarian belum membuahkan hasil. Meskipun demikian, situasi tetap dijaga aman dan kondusif, dengan cuaca gerimis.

“Polsek Ciawi sudah berkoordinasi dengan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam hal memohon bantuan personil dari Polres Bogor melalui Kabag Ops Polres Bogor Kompol Bagu Tri Nugraha Hidayat, agar dapat membantu pencarian serta evakuasi para pendaki setelah kelak diketemukan, dan juga bersama instansi terkait lainnya untuk membantu,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciawi, Kompol Agus mengajak semua pihak berdoa, dengan harapan tim pencari segera menemukan dan menyelamatkan tiga warga yang masih hilang.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dianggap Gagal, Tak Wajibkan K3 pada Setiap Proyek

“Kami akan terus memberikan informasi terkini seiring berjalannya waktu, dan terus melakukan pencarian walaupun kendala cuaca yang tidak menentu hujan disertai tanah licin. Semoga dapat membuahkan hasil yang baik,” ucap Kompol Agus. (Zefferi)