BATAM, DURASI.co.id – Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 16.844 siswa di 22 sekolah di Batam. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini awalnya diterapkan di 13 sekolah, mencakup jenjang TK hingga SMP, sebelum diperluas ke lebih banyak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Rubianto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat enam dapur MBG yang beroperasi untuk mendukung program ini. Dapur-dapur tersebut berlokasi di Bengkong, Anggrek Mas, Greenland, Sekupang, Batu Besar, dan Sei Beduk.
“Dapur terbaru berada di Sekupang. Setiap dapur mampu melayani hingga 3.500 porsi MBG bagi para siswa,” ujar Tri Rubianto, Selasa (25/3/2025).
Sementara itu, pelayanan MBG bagi sekolah-sekolah di wilayah hinterland menerapkan sistem pemberdayaan masyarakat serta didukung oleh dapur yang dibangun oleh TNI, kepolisian, dan pemerintah daerah.
Menurut Tri, penggunaan dapur di wilayah hinterland tidak efisien karena jumlah siswa yang relatif sedikit.
“Di pulau-pulau, jumlah siswa berkisar antara 30 hingga 100 anak per sekolah. Jika menggunakan dapur besar, biayanya akan jauh lebih tinggi,” jelasnya.
Dengan terus berkembangnya program MBG, diharapkan semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi dan kesejahteraan anak-anak di Batam.
Sejauh ini, program MBG telah diterapkan di 22 sekolah di Batam, mencakup berbagai jenjang pendidikan. Di wilayah Sekupang, program ini hadir di SDN 005 dan SDN 004, serta SMP Negeri 16 Batam. Sementara itu, di Sei Beduk, sekolah yang telah menerima manfaat MBG antara lain SDN 009, TK Ar-Rasyid, SDN 008, SDN 005, dan SD Miftahul Hasanah.
Di daerah Nongsa, program ini menjangkau SDN 008, SDN 002, serta SMP Putra Persada. Adapun di Bengkong, MBG telah diterapkan di SDN 010, SDN 003, SMP Negeri 30, dan SDN 006. Program ini juga berjalan di SMP Negeri 10 Batam, SDN 005 Batam Kota, SMP Negeri 6 Batam, SMP Negeri 31 Batam, SMP Negeri 12 Batam, SDN 007 Batam Kota, serta SDN 003 Batam Kota.
Penulis: Simon
Editor: Indra









