Aktivitas Perbaikan Kapal Terpantau di Dekat Area Penyimpanan Barang Bukti Kejari Batam

Aktivitas perbaikan kapal di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Rabu (16/4/25). Foto: Durasi.co.id

BATAM, DURASI.co.id – Aktivitas perbaikan (repair) kapal ditemukan di area yang bersebelahan langsung dengan lokasi penyimpanan barang bukti dan barang rampasan negara pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.

Pantauan DURASI.co.id pada Rabu (16/4/2025), di jalan masuk menuju area perbaikan kapal terdapat sebuah portal, dan juga papan informasi bertuliskan “Tempat Penyimpanan Barang Bukti dan Barang Rampasan Negara Pada Kejaksaan Negeri Batam.”

Selanjutnya, hanya berjarak beberapa meter dari area perbaikan kapal, terdapat pula plang informasi serupa berlogo Kejari Batam. Selain itu, ada juga papan peringatan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang bertuliskan “Anda memasuki wilayah kawasan Hutan Lindung Sei Hulu Lanjai.”

Baca Juga :  PT PLN Batam dan Tamarin Teken MoU, Siap Pasok Listrik untuk Data Center KEK Nongsa
Papan informasi berlogo Kejari Batam dan papan informasi peringatan berlogo Kementerian ATR/BPN di sekitar lokasi perbaikan kapal. (Foto: Durasi.co.id)

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Batam, Tiyan Andesta, saat dikonfirmasi, Kamis (17/4/2025), mengatakan bahwa dermaga tempat aktivitas perbaikan kapal tersebut bukan milik Kejari Batam, melainkan hanya disewa untuk keperluan penitipan barang bukti.

“Dermaga itu bukan punya kita, ada pemiliknya. Sepengetahuan saya, kita hanya nyewa tempat kalau ada BB (barang bukti) kapal, ditambat di situ. Belum ada dermaga khusus buat BB. Sudah saya konfirmasi ke pihak BB,” ujar Tiyan kepada DURASI.co.id.

Saat ditanya mengenai keberadaan papan peringatan dari Kementerian ATR/BPN yang bertuliskan “anda memasuki wilayah kawasan Hutan Lindung Sei Hulu Lanjai”, serta apakah diperbolehkan menyewa lokasi untuk barang bukti di kawasan yang diduga hutan lindung, Tiyan menjawab bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

Baca Juga :  BP Batam Dukung Ekspansi Bisnis Caterpillar

“Saya gak tau juga kalau itu. Coba tanya BPN. Itu yang bisa saya sampaikan,” ujarnya. (red)