BATAM, DURASI.co.id – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi empat waduk yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat Batam, Sabtu (31/1/2026). Empat waduk tersebut, yakni Waduk Sei Ladi, Waduk Sei Harapan, Waduk Duriangkang, dan Waduk Nongsa.
Selain mengecek progres perbaikan pipa distribusi air di Waduk Sei Ladi, Li Claudia juga memastikan ketahanan air baku bagi masyarakat tetap terjaga, baik dari aspek kualitas, kuantitas (debit air), maupun kontinuitas distribusi.
“Kami terus bekerja untuk menuntaskan persoalan air di sejumlah wilayah yang masuk dalam kategori stres area,” tegas Li Claudia.
Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia Chandra menginstruksikan pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk terus meningkatkan pengawasan serta mempercepat penanganan di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami gangguan suplai air atau termasuk dalam kategori stres area.
Ia meminta pengelola SPAM agar terus memitigasi pelbagai persoalan serta menindaklanjuti keluhan masyarakat melalui langkah-langkah konkret, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Upaya ini mendapat perhatian serius mengingat ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat Batam. Oleh karena itu, pengelolaan infrastruktur secara optimal serta pengawasan langsung di lapangan menjadi prioritas BP Batam dalam merespons persoalan air.
“Dengan meninjau langsung kondisi waduk dan pipa distribusi, seluruh proses dapat terpantau sehingga gangguan suplai air kepada masyarakat dapat segera teratasi,” tambah Li Claudia. [za]









