Wali Kota Batam Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Penguatan Generasi Muda di Era Digital

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118 di Dataran Engku Putri, Rabu (20/5/26).

BATAM, DURASI.co.id – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kota Batam berlangsung khidmat di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (20/5/2026). Upacara dipimpin oleh Amsakar Achmad dan dihadiri oleh Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta jajaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Sambutan itu menekankan pentingnya menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah dinamika perubahan dan tantangan era digital.

Tahun ini, Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” yang merefleksikan urgensi perlindungan generasi muda sebagai fondasi utama masa depan bangsa yang mandiri dan berdaulat.

Baca Juga :  Dukung Transformasi Digital, BP Batam Berpartisipasi Dalam IIXS 2024

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa semangat kebangkitan yang telah tumbuh sejak berdirinya Boedi Oetomo pada 1908 harus terus dijaga dan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Jika dahulu perjuangan berfokus pada kedaulatan wilayah, saat ini tantangan bergeser pada penguatan kedaulatan informasi dan percepatan transformasi digital nasional.

“Tema Harkitnas tahun ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan, kemandirian, serta keberanian menjaga generasi penerus dari berbagai ancaman, termasuk di ruang digital,” ujar Amsakar.

Selain itu, pemerintah juga memaparkan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga :  Pemuda PERTI Kepri Imbau Pelaku Usaha Hiburan Patuhi Aturan Jam Operasional Selama Ramadan

Pemerintah turut menegaskan komitmen dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun menjadi salah satu langkah untuk melindungi tumbuh kembang generasi muda.

“Anak-anak harus tumbuh di ruang digital yang sehat, aman, dan produktif. Negara tidak boleh abai terhadap ancaman yang dapat merusak karakter dan masa depan generasi muda,” kata Amsakar.

Ia menegaskan, peringatan Harkitnas harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Batam sebagai kota industri dan perdagangan internasional, lanjutnya, perlu mengambil peran strategis dalam mendorong kemajuan nasional tanpa mengabaikan pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Rekomendasi BPK Didasari Temuan di Lapangan

“Marilah kita bangkit bersama, menjaga persatuan, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebangsaan, sekaligus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat optimisme dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaya saing. [dr]