BATAM, DURASI.co.id – Pemerintah Kota Batam bergerak cepat merespons laporan warga mengenai kemunculan seekor buaya berukuran sekitar empat meter di kawasan Perumahan Anugerah Renggali, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Selasa (30/6/2026). Satwa liar tersebut dilaporkan muncul di sekitar permukiman dan membuat warga merasa khawatir.
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung menindaklanjuti laporan itu. Ia meminta jajaran kelurahan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani keberadaan buaya demi menjamin keselamatan masyarakat.
Menurut informasi yang diterima dari warga, buaya tersebut telah beberapa kali terlihat keluar masuk saluran air di sekitar kompleks perumahan. Kemunculannya terjadi dalam tiga hari terakhir dan menimbulkan kecemasan, terutama karena banyak anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Kami segera menindaklanjuti laporan ini dengan berkoordinasi bersama pihak terkait. Buaya tersebut akan diupayakan untuk dievakuasi dan dipindahkan ke penangkaran di Pulau Bulan agar tidak membahayakan warga,” kata Li Claudia.
Selain meninjau titik kemunculan buaya, Li Claudia juga memeriksa kondisi lingkungan di kawasan perumahan. Ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan hunian yang sehat dan aman.
“Pemerintah Kota Batam saat ini terus melakukan penataan dan pembenahan di berbagai sektor. Secara bertahap, kita menata Batam agar semakin bersih, nyaman, dan aman bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Li Claudia mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati lokasi kemunculan buaya hingga proses evakuasi dilakukan oleh petugas.
“Kami meminta masyarakat segera melaporkan kepada pemerintah maupun instansi terkait apabila kembali melihat kemunculan satwa liar tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” katanya. [dr]
Buaya 4 Meter Muncul di Permukiman Sagulung, Pemko Batam Lakukan Evakuasi








