Batam  

Nyanyang Haris Pratamura Resmi Pimpin HKTI Kepri Periode 2026-2031

Ketua DPD HKTI Kepri Nyanyang Haris Pratamura bersama Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono dan jajaran berfoto bersama usai pelantikan pengurus di Batam, Senin (29/6/26).

BATAM, DURASI.co.id – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura resmi menjabat sebagai Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepri untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP HKTI Indonesia, Sudaryono, di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam, Senin (29/6/2026).

Prosesi pelantikan dirangkaikan dengan peluncuran program Gerakan Membangun Ketahanan Pangan dari Pekarangan (Gerbang Pangan). Program tersebut ditandai dengan penyerahan benih dan media tanam secara simbolis kepada 10 perwakilan kelompok tani dan kelompok wanita tani dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.

Sudaryono yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian RI mengatakan, Gerbang Pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas pangan.

Baca Juga :  Sinergitas Jasa Raharja Kepri Buka Fasilitas Pengobatan dan Pengecekan Darah Dalam Rangka Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi sasaran utama program tersebut. Lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal didorong untuk ditanami berbagai komoditas, seperti sayuran dan buah-buahan, guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Sehingga ini akan sangat membantu masyarakat kita dalam upaya pemenuhan beberapa kebutuhan pokok harian, tanpa harus selalu membeli setiap keperluan bahan belanjaan dapurnya,” ujar Sudaryono.

Ia menambahkan, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut, kata dia, mendapat dukungan luas dari masyarakat dan telah berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan nasional pada awal 2026.

Selain itu, pemerintah terus memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi, penyempurnaan mekanisme subsidi pupuk, hingga pengembangan hilirisasi produk pertanian.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Demo di DPRD Batam, Desak PT McDermott Bayar Hak Pekerja

“Semua itu merupakan komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan para petani, nelayan, dan seluruh masyarakat kita hidup makin sejahtera,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Nyanyang Haris Pratamura menyatakan siap mengemban amanah sebagai Ketua DPD HKTI Kepri dengan memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan pangan di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga dunia usaha, untuk bersama-sama mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kepulauan Riau.

Menurut Nyanyang, keterbatasan lahan yang dimiliki Kepri tidak boleh menjadi penghalang dalam meningkatkan produksi pangan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi dorongan untuk menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan sektor pertanian.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Batam Apresiasi Pelaksanaan Kenduri Seni Melayu 2024

“Keterbatasan lahan yang ada di wilayah kita adalah tantangan yang harus membuat kita makin kreatif dan inovatif dalam upaya menghasilkan bahan kebutuhan yang bisa kita usahakan sendiri,” tegasnya. [dr]