Airlangga Apresiasi Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama Dukung Vaksinasi di Riau

  • Bagikan
Menteri Kooordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan alim ulama di Pekanbaru, Jumat (25/2/2021). Ist

PEKANBARU, DURASI.co.id – Menteri Kooordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, didampingi Gubernur Riau, Syamsuar, melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan alim ulama di Pekanbaru. Pertemuan itu membahas penanganan pencegahan penyebaran COVID-19, percepatan vaksinasi di wilayah Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengapresiasi penanganan COVID-19 di Riau yang telah berjalan lancar. Hal ink berkat dukungan tokoh masyarkat dan alim ulama di daerah setempat. 

“Hari ini membahas terkait penanganan COVID-19 di Riau yang sudah vaksinasi berjalan baik. Vaksinasi dosis pertama lebih dari 90 persen, dosis kedua lebih dari 70 persen,” ujar Airlangga di Gedung Daerah, Pekanbaru, Jumat (25/2/2022). 

Dijelaskan Menko Airlangga, bahwa keberhasilan penanganan COVID-19 di Provinsi Riau, tidak lepas dari peran alim ulama dan tokoh masyarakat. Antusias masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi berjalan lancar dan penerapan protokol kesehatan juga terus dilakukan. 

Baca Juga :  Polda Riau Gandeng Pemprov Cek Kelangkaan Minyak Goreng

“Penanganan berbasis PPKM kedisplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan terus berjalan atas dukungan tokoh masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, untuk vaksinasi di Riau sudah berjalan dengan baik. Tentunya itu didukung dan dibantu oleh para ulama dan tokoh masyarakat.

Syamsuar juga berharap dukungan dari tokoh ulama dan tokoh masyarakat untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksin booster dengan harapan dapat meningkatkan imunitas masyarakat.

“Vaksinasi booster mari kita tingkatkan sehingga dapat meningkatkan imunitas masyarakat dan kita semua,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang