PESAWARAN, DURASI.co.id – Ambulans yang seharusnya disediakan pemerintah desa untuk membantu warga ketika sakit dan membutuhkan rujukan ke rumah sakit, diduga dimanfaatkan sebagai ajang bisnis oleh sopir ambulans Desa Bunut Seberang, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Sejumlah warga mengeluhkan mobil ambulans tersebut kerap tidak berada di tempat saat dibutuhkan. Febri, sopir ambulans desa, disebut sering tidak siaga ketika ada warga yang memerlukan.
“Ambulans Desa Bunut Seberang sering tidak ada saat kami membutuhkannya,” kata SM, salah seorang warga, Minggu (14/9/2025).
Menurut dia, ambulans desa itu kerap digunakan untuk mengangkut pasien dari luar Desa Bunut Seberang. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa kendaraan tersebut dijadikan sarana bisnis pribadi sopirnya.
“Kejadian ini bukan sekali dua kali, tetapi sudah sering. Padahal setiap desa sudah disediakan ambulans masing-masing,” ujarnya.
Warga pun meminta Kepala Desa Bunut Seberang, Misbahus Surur, segera menindaklanjuti perilaku sopir yang dianggap tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya. Mereka juga berharap mobil ambulans ditempatkan di desa, bukan di rumah pribadi sopir yang berdomisili di desa lain. [Aliman]







