PEMALANG, DURASI.co.id – Dinas Pendidikan bersama Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Pendopo Kecamatan Pemalang, Kamis (8/5/2025).
Anggota Komisi D DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Pemalang, Dr Irma Suryani Widyastuti, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab negara untuk menjamin seluruh warga negara dapat mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.
“Upaya pemerintah agar warganya bisa mengakses pendidikan dilakukan dengan mempermudah sistem pendaftaran murid baru,” ujarnya.
Irma menambahkan, pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Namun, IPM Kabupaten Pemalang hingga kini masih menempati peringkat terendah di Provinsi Jawa Tengah.
“IPM kita masih di posisi ke-35 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” kata Irma.
Ia mengakui bahwa IPM Kabupaten Pemalang mengalami peningkatan, namun masih jauh tertinggal dibanding daerah lain di provinsi ini.
Menurutnya, rendahnya IPM Pemalang disebabkan salah satunya oleh masih rendahnya harapan lama sekolah. Saat ini, harapan lama sekolah di Pemalang baru mencapai 12 tahun.
“Rata-rata lama sekolah di Kabupaten Pemalang masih memprihatinkan,” ujarnya.
Untuk itu, Irma mengimbau para orang tua agar lebih memotivasi anak-anak mereka untuk bersekolah hingga jenjang tertinggi. Ia menegaskan, pemerintah telah memfasilitasi pendidikan gratis melalui sekolah-sekolah negeri, sehingga tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya.
“Saya juga mengimbau agar orang tua memasukkan anaknya ke TPQ, karena itu menjadi salah satu poin dalam pertimbangan penerimaan siswa ke SMP Negeri,” tambahnya.
Penulis: Prapto
Editor: Aliman







