PEMALANG, DURASI.co.id – Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, beserta wakilnya, Nur Kholes, menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Sundari-Dradjat di Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh pada Selasa, 1 April 2025.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Bodeh beserta Forkopimcam Kecamatan Bodeh, Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Bodeh, Kepala Dinas OPD/instansi terkait tingkat Kecamatan Bodeh, serta masyarakat Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan itu, Anom Widiantoro mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban atas insiden tumbangnya pohon beringin di Alun-Alun Kabupaten Pemalang saat hendak melaksanakan salat Id.
Menanggapi kejadian tersebut, Anom mengaku telah mengambil langkah strategis untuk menata Alun-Alun, di antaranya dengan memasang police line agar tidak ada aktivitas di sekitar area tersebut untuk sementara waktu.
“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pohon-pohon yang sudah tua dan rawan tumbang akan kami atasi,” tuturnya.
“Saya juga sudah menyampaikan kepada Dinas Permukiman dan Dinas Pekerjaan Umum agar segera melakukan penataan Alun-Alun,” lanjut Anom.
Anom berharap penataan ruang kota ke depan dapat lebih baik sehingga masyarakat lebih nyaman dalam beraktivitas. Menurutnya, tumbangnya pohon beringin di Alun-Alun merupakan isyarat bahwa Pemkab harus segera berbenah.
Selain itu, Anom menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kerukunan dan gotong royong untuk membangun Kabupaten Pemalang. Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, dan tantangan terberat adalah persoalan kerukunan, persatuan, dan gotong royong.
“Ego terhadap kelompok serta kepentingan beberapa golongan menjadi penghambat dalam upaya membawa Pemalang sejajar dengan kabupaten lain di Jawa Tengah,” keluhnya.
“PR-nya masih banyak, dan yang paling berat adalah masalah kerukunan, persatuan, serta gotong royong, jadi hal-hal yang berisik,” imbuh Anom.
Penulis: Prapto
Editor: Indra







