BENGKALIS, DURASI.co.id – Tim Kickboxing Kabupaten Bengkalis menorehkan prestasi pada ajang SKA Sport Show (SSS) 3 yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Agustus 2026, di Mal SKA Pekanbaru.
Tiga atlet Kickboxing Bengkalis berhasil meraih medali emas dalam ajang tersebut. Mereka adalah Ade Kurniawan di kelas 75 kilogram dari Satpol PP Bengkalis yang mengalahkan Lutfhi dari Pekanbaru.
Kemudian, M Febriyan di kelas senior 67 kilogram. Mahasiswa Politeknik Bengkalis (Polbeng) tersebut tampil gemilang dan membawa pulang medali emas setelah mengalahkan Ismail dari Pekanbaru.
Medali emas lainnya disumbangkan Panro Pakpahan yang turun di kelas 54 kilogram.
Dari lima atlet yang diturunkan, tiga di antaranya berhasil meraih medali emas. Sementara itu, dua atlet lainnya, yakni Dimas dari kategori putra dan Novalia dari kategori putri, tidak bertanding karena belum memiliki lawan.
Ketua Kickboxing Kabupaten Bengkalis, Wiwin Suryana, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian para atlet.
“Terima kasih kepada seluruh atlet atas dedikasi, kedisiplinan berlatih, serta doa dan restu Ilahi yang mengantarkan kalian meraih prestasi ini,” kata Wiwin, Minggu malam (23/8/2026).
“Medali emas ini memang pantas kalian dapatkan. Teruslah berjuang dan jadilah kebanggaan Kabupaten Bengkalis,” lanjutnya.
Dengan tambahan medali emas tersebut, peluang para atlet Bengkalis untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Sulawesi Utara semakin terbuka.
Semangat para atlet, dukungan berbagai pihak, serta doa masyarakat Bengkalis menjadi kekuatan untuk terus mengharumkan nama daerah di panggung olahraga nasional.
“Alhamdulillah, meraih medali emas ini sekaligus menjadi wakil yang akan membela nama baik Riau di PON Beladiri Oktober 2026 di Sulawesi Utara mendatang,” ujar Wiwin.
Sementara itu, pelatih Kickboxing Bengkalis, Ucip, mengatakan pencapaian tersebut menjadi awal bagi para atlet untuk meraih prestasi yang lebih besar.
“Ini adalah awal dari prestasi. Jangan berpuas hati dulu. Teruslah berlatih dan berjuang dengan penuh semangat,” ungkapnya.
Menurut dia, prestasi yang diraih saat ini baru merupakan permulaan karena masih ada target besar yang harus dicapai pada PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara.
“Semoga kemenangan ini menjadi momentum untuk terus belajar, berkembang, dan tetap rendah hati. Harapan kami, atlet Bengkalis tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu melangkah ke ajang bela diri di panggung internasional,” pintanya.
Keberhasilan para atlet Kickboxing Kabupaten Bengkalis tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
Pengurus Kickboxing Kabupaten Bengkalis turut menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Di antaranya Steven Dinata dari SPPG Bengkalis dan Mitra Kota 1 yang telah mendukung kebutuhan makanan bergizi selama pemusatan latihan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua KONI Kabupaten Bengkalis, Darma Firdaus Sitompul, atas dukungan yang diberikan kepada para atlet.
Selain itu, dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, yang telah memfasilitasi tempat latihan bagi para atlet.
Pengurus juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, PT BLJ Perseroda Bengkalis, Coffee Shop Kamboja Bengkalis selaku sponsor, serta Kantor Imigrasi Bengkalis atas dukungan terhadap perkembangan Kickboxing Kabupaten Bengkalis. [Fadil]









