KARIMUN, DURASI.co.id – Upaya aparat penegak hukum menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah perairan Kepulauan Riau mendapat apresiasi dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karimun, Satria.
Satria menilai keberhasilan tim gabungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dan Polda Kepulauan Riau tersebut menunjukkan kuatnya komitmen aparat dalam menjaga wilayah perbatasan dari ancaman kejahatan narkotika lintas negara.
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang dilakukan Bea Cukai, BNN dan Polda Kepri dalam menggagalkan penyelundupan narkotika ini. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba,” kata Satria, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Satria, posisi geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara serta memiliki wilayah perairan yang luas membuat daerah tersebut memiliki tantangan besar dalam mencegah masuknya narkotika melalui jalur laut.
Untuk itu, ia mendorong agar koordinasi dan sinergi antarlembaga penegak hukum terus ditingkatkan. Pengawasan tidak hanya perlu dilakukan terhadap jalur-jalur laut yang rawan digunakan untuk penyelundupan, tetapi juga diarahkan untuk mengungkap jaringan yang berada di balik peredaran narkotika.
Satria berharap pengungkapan kasus tersebut dapat dikembangkan lebih jauh sehingga tidak berhenti pada penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti.
“Kita berharap kasus ini dapat dikembangkan sehingga jaringan besarnya bisa diungkap. Jangan hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi siapa pemasok dan penerima akhirnya juga harus ditelusuri,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Karimun mendukung berbagai langkah pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Narkoba adalah ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan harus dilakukan bersama-sama. Masyarakat juga harus berani melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika,” katanya.
Satria juga mengingatkan masyarakat di Karimun dan Kepulauan Riau agar tetap waspada terhadap kemungkinan masuknya narkotika melalui jalur laut. Kondisi geografis Kepri yang berada di kawasan perbatasan menjadikan pengawasan wilayah perairan sebagai bagian penting dalam memutus mata rantai penyelundupan.
Menurutnya, keberhasilan tim gabungan dalam menggagalkan penyelundupan tersebut harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat koordinasi antarlembaga. Dengan sinergi yang lebih solid, upaya menjaga wilayah perbatasan dari kejahatan lintas negara, khususnya peredaran narkotika, diharapkan dapat semakin efektif.
Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi masyarakat sekaligus mencegah narkotika merusak masa depan generasi muda di Karimun dan Kepulauan Riau. [Iqbal]









