ANAMBAS, DURASI.co.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau memberikan layanan penukaran uang lusuh senilai Rp 500 juta kepada masyarakat Pulau Jemaja, Kabupaten Anambas, Minggu (16/11/2025).
Kegiatan yang digelar di Pasar Letung ini disambut antusias warga yang membutuhkan pecahan kecil untuk bertransaksi. Sejak pagi, warga menukar uang yang sudah tidak layak edar dengan uang baru yang dibawa petugas.
“Saya menukar uang baru pecahan kecil Rp 2 juta. Sulit berjualan kalau tidak ada uang kecil,” kata Rohadi, salah seorang warga.
Rohadi, mengaku sering kesulitan memperoleh pecahan kecil sehingga transaksi di warungnya kurang fleksibel. Ia kerap mencari uang kecil dari pedagang lain karena pembeli sering membawa pecahan besar.
Ia juga menyebut pernah mencoba menukar di bank, tetapi stok uang kecil sering terbatas. “Kami merasa terbantu dengan adanya layanan ini. Kalau bisa, setiap bulan petugas BI datang ke sini,” harapnya.
Asisten Penyelia Perkasan BI Kepri, Panca Gunawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas BI sebagai bank sentral dalam menyediakan uang kartal yang layak edar.
BI memastikan masyarakat memperoleh uang dalam nominal cukup, pecahan sesuai, tepat waktu, dan kondisi baik agar sistem pembayaran tetap lancar.
“Kegiatan ini wujud nyata Bank Indonesia hadir di tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan uang kecil sekaligus mendukung roda perekonomian,” ujarnya.
Panca juga mengungkapkan temuan tim BI bahwa uang logam pecahan Rp 1.000 dan Rp 500 jarang digunakan masyarakat Jemaja. Padahal, uang logam berperan penting menjaga akurasi harga.
“Jika masyarakat tidak menggunakan uang logam, harga barang bisa dibulatkan pedagang ke kelipatan Rp 1.000,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak menolak penggunaan uang logam. Uang logam tetap merupakan alat pembayaran resmi yang perlu digunakan sebagaimana mestinya.
Untuk kegiatan di Jemaja, BI membawa uang baru senilai Rp 500 juta. Seluruh uang tersebut habis ditukarkan dalam satu hari. “Alhamdulillah, habis semua berkat antusias masyarakat,” ucapnya.
Penulis: Fitri
Editor: Indra







