BMKG Deteksi Dua Titik Panas di Riau

Ilustrasi titik panas. (Foto: Durasi.co.id)

PEKANBARU, DURASI.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya dua titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau berdasarkan pantauan satelit pada Rabu (9/4/2025) pukul 23.00 WIB.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Yudhistira, mengatakan bahwa dua titik panas tersebut masing-masing terpantau di Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan. Temuan ini menunjukkan adanya indikasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

“Secara keseluruhan, wilayah Sumatera terdeteksi memiliki empat titik panas. Selain dua titik di Riau, dua titik lainnya berada di Sumatera Selatan,” ungkap Yudhistira, Kamis (10/4/2025).

Sementara itu, BMKG juga memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (10/4/2025) akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Kementerian ESDM Sampaikan Dampak Pertambangan Emas Tanpa Izin

“Peringatan dini dikeluarkan untuk potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya pada siang hingga malam hari. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kampar, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru,” jelas Yudhistira.

BMKG mencatat suhu udara di Riau hari ini berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin berhembus dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Kondisi gelombang laut di wilayah perairan Riau juga masih tergolong rendah, yakni berkisar antara 0,5–1,25 meter.

Penulis: Sukri
Editor: Indra